TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Parangin Angin mengatakan, sudah ada 51 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kawasan Jakarta Pusat yang diamankan pihaknya. Beberapa di antara mereka merupakan PMKS yang sempat didatangi Mensos Tri Rismaharani.
"PMKS hasil penertiban tanggal 5 (Januari) 33 orang. Tanggal 6 Januari 10 orang. Tanggal 7 Januari 8 orang," ujar Ngapuli saat dikonfirmasi, Jumat (8/1/2021).
AYO BACA : Mensos Risma Sebaiknya Perbaiki DTKS yang Karut-Marut
Setelah diamankan, para PMKS itu dibawa ke Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Tanah Abang untuk diperiksa identitasnya. Bagi yang diketahui memiliki keluarga akan dipulangkan.
Sementara PMKS yang tidak memiliki keluarga atau selama ini hidup menggelandang, maka akan dititipkan di panti sosial.
AYO BACA : Tanggapan Wagub DKI Jakarta Soal Blusukan Mensos kepada Pemulung dan Gelandangan di Sudirman-Thamrin
Napuli menjelaskan, ada 15 orang yang disalurkan ke panti sosial, lokasinya ada di panti Pangudi Luhur Bekasi, Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Bekasi. Juga ke Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama (PSAA PU 1) dan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 (PSBI BD 1).
"Dikembalikan ke keluarga 8 orang. Panti Pangudi Luhur Bekasi 9 orang. PSAA PU 1 1 orang. PSBI BD 1 Kedoya 4 orang. BRSLU Bekasi 1 orang," tuturnya.
Dari jumlah yang diamankan, ternyata diketahui 4 orang lainnya tak ada keterangan. Sedangkan 25 orang masih diamankan di GOR Tanah Abang sampai saat ini.
"Tanpa keterangan 4 orang. Sisa PMKS di GOR 25 orang," pungkasnya.
AYO BACA : Tri Rismaharani for DKI Dideklarasikan Besok