Jakarta Pusat

Monas Tutup, Simpang Lima Senen dan Tugu Tani Jadi Alternatif Warga Libur Akhir Tahun

Oleh: Admin Kamis 31 Des 2020, 15:57 WIB
Monumen Nasional/dok: pusat.jakarta.go.id

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat akan menutup kawasan MH Thamrin-Sudirman di malam Tahun Baru 2021.

"Ini merupakan hasil keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dua kawasan yakni Thamrin-Sudirman ditutup," kata Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, dikutip dari pusat.jakarta.go.id, Rabu (30/12/2020).

Selain itu, kawasan Monas, Medan Merdeka Timur, Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan, dan Lapangan Banteng juga akan ditutup.

Di Jakarta Pusat hanya ada dua kawasan yang akan dibuka yakni Simpang Lima Senen dan Tugu Tani sebagai akses warga. Meski demikian, penjagaan ketat akan dilakukan.

"Kita juga sedang tunggu keputusan Polda untuk kawasan daerah sekatan. Hari ini keputusannya," ucapnya.

Diketahui, untuk mencegah penularan virus Covid-19 yang saat ini semakin tidak terkendali, Pemprov DKI Jakarta menutup destinasi wisata di ibu kota.

"Sebagai langkah untuk melindungi masyarakat Jakarta, dan antisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat masa libur Hari Tahun Baru 2021, destinasi wisata di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta tutup," tulis akun Instagram @dkijakarta.

Penutupan destinasi wisata di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta ini berlaku sejak hari ini, 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021.

Ada 4 lokasi destinasi wisata naungan Pemprov DKI Jakarta, antara lain Monumen Nasional (Monas), Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Pemprov DKI Jakarta menyarankan warga Jakarta untuk memilih kegiatan lain selama masa libur tahun baru.

"Banyak alternatif kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan, misalnya dengan mengikuti tur virtual, menghadiri festival seni budaya virtual, atau melakukan kegiatan lainnya bersama keluarga," jelasnya.

"Mari bersolidaritas, berperan dalam menekan penularan Covid-19," tandas akun @dkijakarta.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono