Jakarta Pusat

Calo Rapid Test Covid-19 di Stasiun Senen Ternyata Tukang Ojek: Ide dari Teman yang Punya Klinik

Oleh: Admin Senin 21 Des 2020, 10:19 WIB
ilustrasi rapid tes massal/ dok

SENEN, AYOJAKARTA.COM - Kegiatan rapid test ilegal di Stasiun Senen Jakarta Pusat mengungkapkan fakta baru. Tiga orang yang diamankan pihak kepolisian ternyata memeiliki keseharian bekerja sebagai tukang ojek. 

"Saya bukan calo, saya tukang ojek. Saya ojek. Ada yang membutuhkan saya untuk diantar ke klinik, ya saya antar," kata salah satu pelaku, EY di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Minggu (20/12/2020).

EY mengatakan, dirinya menawarkan jasa ojek ke klinik temapt tes cepat seharga Rp 50 ribu bolak-balik. Sedangkan biaya tes cepatnya Rp 95 ribu. "(Calon penumpang) bayar sendiri rapid test-nya ke klinik," kata dia.

Menurut EY, pihak klinik memang benar-benar melakukan rapid test terhadap calon penumpang kereta api yang ia bawa. Petugas klinik mengambil sampel darah di jari calon penumpang. "Asli ke klinik," katanya.

EY mengaku menyediakan jasa semacam itu setelah diberi saran oleh pihak klinik. "(Ide) dari teman yang punya klinik. Bukan saya aja (yang terlibat), banyak di sana," ucapnya.

AYO BACA : Jangan Sembrono Ikut Rapid Test! Polisi Amankan 3 Orang Terduga Calo di Stasiun Senen

Polisi menangkap EY bersama rekannya  HS (40 tahun) dan AS (46) di sekitar Stasiun Pasar Senen, Ahad (20/12) dini hari. Dari tangan HS diamankan barang bukti uang tunai sebanyak Rp 116 ribu, dari EY Rp 47 ribu, dan dari AS Rp 100 ribu.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum menentukan unsur pidana yang akan disangkakan kepada tiga orang ini. Sementara ini, mereka masih diduga melakukan pemalsuan hasil tes cepat. 

Polres Jakpus akan meminta keterangan mereka lebih lanjut untuk menentukan unsur pidananya. Termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak klinik.

Berdasarkan pantauan Republika - jaringan Ayojakarta, Kamis (17/12/2020), tampak sejumlah calo tes cepat berkeliaran di area pintu masuk Stasiun Pasar Senen. Para calo, yang ketika itu semuanya mengenakan jaket ojek daring, menawarkan kepada calon penumpang jasa rapid test ataupun pengurusan surat keterangan sehat (SKS) yang diklaim murah. 

PT KAI Daop 1 Jakarta mengetahui keberadaan para calo tersebut di area depan Stasiun Pasar Senen. Namun, PT KAI membantah petugasnya terlibat dalam praktik percaloan itu. KAI juga memastikan para calo itu tak berkeliaran di dalam area stasiun.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati