Jakarta Pusat

Pajak Kendaraan Bermotor Jadi Andalan Pendapatan DKI Jakarta di Tengah Pandemi

Oleh: Admin Minggu 08 Nov 2020, 11:04 WIB
[ilustrasi] layanan PKB di Samsat Jakarta Utara/ instagram: samsatjakartautara

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih menjadi pendapatan tertinggi di ibukota meski pandemi Covid-19 melanda. 

Pemprov DKI Jakarta optimistis target pajak sebesar Rp30,93 triliun dapat terealisasi.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Mohammad Tsani Annafari mengatakan, berdasarkan refocusing pada Oktober 2020 lalu, target pendapatan pajak bertambah dari Rp29,3 triliun menjadi Rp30,93 triliun.

AYO BACA : Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Diutamakan Lewat Online

Menurutnya, angka tersebut masih realistis dan pihaknya optimistis dapat menyelesaikan target pada akhir tahun ini.

"Realisasi per 4 November 2020 Rp26 triliun. Pendapatan pajak tertinggi dari PBB-P2 dan PKB," kata Tsani dikutip dari beritajakarta.id, Kamis (5/11/2020).

Tsani merinci realisasi pendapatan dan target pajak yang ditentukan di antaranya, realisasi PBB-P2 sekitar Rp7,6 triliun dari target Rp9,4 triliun; Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekitar Rp6,5 triliun dari target Rp8 triliun.

AYO BACA : Pemprov DKI Jakarta Kumpulkan PKB Rp 6,2 Triliun

Sementara itu, realisasi pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sekitar Rp3,1 triliun dari target Rp5 triliun, realisasi pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sekitar Rp3 triliun dari target Rp3,7 triliun.

Kemudian, lanjut Tsani, realisasi pajak restoran sekitar Rp1,6 triliun dari target Rp1,8 triliun, realisasi pajak Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sekitar Rp829 miliar dari target Rp950 miliar.

Lalu, realisasi pajak reklame sekitar Rp652 miliar dari target Rp775 miliar, realisasi pajak rokok sekitar Rp651 miliar dari target sebesar Rp690 miliar dan realisasi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sekitar Rp651 miliar dari target Rp775 miliar.

"Realisasi pajak hotel sekitar Rp625 miliar dengan target sebesar Rp675 miliar, realisasi pajak parkir sekitar Rp287 miliar dari target Rp325 miliar, dan realisasi pajak hiburan sekitar Rp211 miliar dari target Rp215 miliar. Untuk Pajak Air Tanah realisasinya Rp61 miliar dari target Rp75 miliar," pungkasnya.

AYO BACA : Kelurahan Manggarai Terus Perang Lawan Narkoba

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono