SENAYAN, AYOJAKARTA.COM – Guna merangsang daya pikir, anak-anak peserta didik jenjang SMP, SMA dan SMK harus lebih peduli dengan masalah yang sedang trending di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan telah menyusun Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai bahan diskusi konstruktif atas permasalahan bangsa.
Anies juga menyampaikan, RPP tersebut diharapkan menjadi pegangan bagi orang tua, guru, dan anak-anak peserta didik di Jakarta dalam merangsang pemikiran anak-anak untuk peduli pada masalah-masalah yang diperbincangkan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Coffee Morning bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya, serta Perwakilan Kepala Sekolah Se-Jadetabek dalam rangka Menyikapi Perkembangan Situasi Kamtibmas.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, di Aula Lantai 2 Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jalan Jend. Sudirman 55 Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020).
"Dinas Pendidikan sudah menyiapkan yang biasa disebut RPP. RPP itu adalah rencana pelaksanaan pembelajaran untuk SMP, SMA, dan SMK. Jadi dengan adanya RPP ini, para guru sudah langsung punya pegangan. Di sini misalnya untuk SMP itu 4 kali pertemuan. Materinya apa, tujuan pembelajarannya apa, alat belajarnya apa, sumber belajarnya apa, cara penilaiannya bagaimana," ujar Anies dilansir beritajakarta.id
AYO BACA : 25 Kepala Keluarga Korban Kebakaran Kalibaru Direlokasi ke Rusun Nagrak
Anies dalam kesempatan tersebut juga berdialog dengan para Kepala Sekolah, untuk menyampaikan Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan telah menyiapkan bahan untuk para guru agar bisa memanfaatkan apa yang tengah hangat diperbicangkan di tengah masyarakat, sebagai bahan ajaran untuk anak-anak didik.
"Jadi, anak-anak diarahkan untuk mereka bisa membahas, berdiskusi, dan mengkaji bersama atas apa yang dibicarakan masyarakat. Sehingga situasi yang dibicarakan itu bisa merangsang anak-anak kita untuk peduli pada masalah-masalah yang ada di hadapan bangsa ini," kata Anies.
Anies menjelaskan RPP tersebut akan menjadi pedoman umum yang pelaksanaan teknisnya akan disesuaikan dengan kebijakan di sekolah masing-masing.
Selain itu, RPP ini juga diharapkan menjadi salah satu bahan pembelajaran jarak jauh antara guru, siswa dan orang tua sehingga sejak dini anak-anak dapat kesempatan untuk terbiasa membicarakan secara konstruktif permasalahan-permasalahan yang dibicarakan oleh masyarakat umum.
"RPP ini adalah bahan pembelajaran untuk guru bisa mengajak anak-anaknya berdiskusi secara terstruktur. Jadi kita ingin agar anak-anak kita di sekolah-sekolah memanfaatkan situasi yang berkembang di luar sebagai bahan pembelajaran,” ujarnya.
AYO BACA : Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Gagas Gerakan Pungut Sampah di Pejaten Barat