Jakarta Pusat

Ratusan Demonstran yang Ditangkap Aparat Reaktif Covid-19

Oleh: Admin Selasa 13 Okt 2020, 19:40 WIB
ilustrasi (dok)

MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito melaporkan adanya ratusan demonstran reaktif Covid-19. Data ini berdasarkan pemeriksaan terhadap demonstran yang ditangkap aparat.

"Berdasarkan pemantauan aksi minggu lalu, terdapat dua kelompok utama yang menyampaikan aspirasinya secara terbuka, yaitu kelompok mahasiswa dan buruh," kata Wiku di Graha BNPB, Selasa (13/10/2020).

Wiku menyebutkan, 123 dari 2.490 demonstran yang diamankan ternyata reaktif Covid-19. Jumlah ini berasal dari beberapa provinsi di antaranya Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

"Data sementara, massa yang diamankan TNI-Polri yang mengawal jalannya demonstrasi di beberapa provinsi, satgas sangat prihatin dengan ditemukannya kasus reaktif Covid-19," ujarnya.

Temuan kasus reaktif ini membuat Satgas Covid-19 khawatir. Dalam dua sampai tiga pekan ke depan, kata Wiku, jumlah kasus Covid-19 berpeluang meningkat akibat adanya demonstrasi.

"Ini adalah cerminan puncak gunung es dari hasil pemeriksaan yang merupakan contoh kecil saja bahwa virus ini dapat menyebar dengan cepat dan luas," ungkap Wiku.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 3.906 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 340.622 kasus. Angka itu termasuk 65.299 kasus dalam perawatan, 263.296 kasus sembuh, dan 12.027 kasus meninggal dunia.

Indonesia pertama kali mencatatkan kasus harian melebihi 4 ribu kasus pada 19 September 2020. Kasus tertinggi terjadi pada 8 Oktober yaitu 4.850 kasus. Namun, sudah dua hari ini terjadi penurunan kasus harian secara nasional dengan kasus di bawah 4 ribu.

Untuk wilayah DKI Jakarta, hingga berita ini diturunkan, Kementerian Kesehatan belum menginformasikan kasus per provinsinya.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono