RAWASARI, AYOJAKARTA.COM - Kondisi keterisian ruang ICU di rumah sakit rujukan terkait pasien corona di DKI Jakarta diklaim menurun. Itu dikemukakan Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.
AYO BACA : Hari Ini Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Turun, Kasus Aktif Naik (Update 12 Oktober 2020)
Doni mengatakan, penurunan disebutnya terjadi sejak 13 September lalu. Menurutnya, beberapa hari yang lalu, tingkat keterisian tempat tidur ICU bahkan sempat berada di posisi 67%. Namun, kini mulai ada peningkatan keterisian kembali.
AYO BACA : Rumah Sakit Rujukan di Indonesia Masih Mampu Tampung Pasien Covid-19
“Alhamdulillah pada tanggal 13 September yang lalu, ICU DKI berada pada posisi 82,99%, kemudian setelah hampir satu bulan, mengalami penurunan berkurang 11,77%,” ujar dia saat konferensi pers usai rapat terbatas, Jakarta, Senin (12/10/2020).
Kini, lanjutnya, jumlah pasien Covid yang dirawat di Wisma Atlet dan sejumlah hotel lainnya kini juga semakin berkurang. Saat ini, kata dia, sejumlah kamar perawatan sudah tersedia kembali.
“Untuk Wisma Atlet, ada perkembangan positif yaitu ada penurunan pasien yang dirawat kemudian juga sejumlah hotel yang telah dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi, dan juga bersama dengan PHRI, sudah tersedia ruang-ruang perawatan atau kamar-kamar perawatan,” kata dia.
Ia pun berharap para pasien yang kini masih dirawat dapat segera pulih dan kondisinya tak semakin parah.
AYO BACA : Pasien Covid-19 Bisa Lapor Dinkes Jika Dipungut Biaya Perawatan Rumah Sakit