Jakarta Pusat

Belasan Pos Polisi Jadi Korban Kerusuhahan Demo Tolak UU Cipta Kerja

Oleh: Admin Jumat 09 Okt 2020, 14:42 WIB
Kondisi terkini pos polisi di kawasan Patung Kuda yang dibakar saat demo tolak Omnibus Law, Kamis kemarin. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM –  Aksi kerusuhan saat demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta membuat fasilitas umum rusak, Kamis (9/10/2020). Selain 20 halte Tranjakarta yang rusak berat dan ditaksir kerugian mencapai Rp55 miliar, kerusakan parah juga terlihat pada pos polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dari 23 anggota polisi yang mengalami luka, satu di antaranya ialah Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto.

AYO BACA : 20 Halte Transjakarta Rusak, Kerugian Ditaksir Capai Rp55 Miliar

"Ini termasuk ada salah satunya juga Kapolres Tangerang Kota yang kena lempar (batu) pada saat menghalau para pendemo," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10/2020).

Menurut Yusri belasan anggota polisi yang mengalami luka kekinian pun telah kembali ke rumahnya setelah sebelumnya dirujuk ke rumah sakit.

AYO BACA : Sejumlah Fasilitas yang Rusak saat Demo Tolak RUU Ciptaker di Jakarta

Kekinian, hanya tersisa empat anggota polisi yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Satu tangannya polwan itu sempat patah, ada yang kena batu kepalanya. Memang sekarang harus dilakukan perawatan yang intensif," ujarnya.

Selain itu, Yusri menyebutkan setidaknya ada belasan pos pengamanan polisi yang rusak dan dibakar saat aksi demonstrasi berujung bentrok. Salah satunya pos polisi di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Ada sembilan yang dibakar dan sembilan yang dirusak berat," pungkasnya.

AYO BACA : Sampah Sisa Demonstrasi Capai 800 Kg

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono