Jakarta Pusat

65 Pompa Air Senilai Rp 6,5 Miliar Disiagakan Untuk Cegah Banjir di Jakarta

Oleh: Admin Kamis 08 Okt 2020, 10:29 WIB
Sebanyak 65 pompa apung disiagakan di Jakarta/ dok

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) melakukan beberapa langkah pencegahan untuk banjir dan genangan air di Jakarta. Salah satunya yaitu dengan melakukan pengadaan 65 pompa air apung.

Pompa tersebut disiagakan di kecamatan rawan banjir di wilayah Jakarta. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pompa apung itu memiliki daya sedot 50 liter air per detik.

Selain itu, pompa air apung juga dilengkapi selang sepanjang 100 meter dengan lebar selang sekitar satu meter. Juaini menilai, pompa air apung ini fleksibel dan sederhana karena dapat diangkat oleh dua orang. 

AYO BACA : PENCAIRAN BLT & BSU PEKERJA TAHAP 5: Begini Alur dari BPJS Ketenagakerjaan sampai Rekening Kalian Termasuk BCA

"Setiap wilayah mendapat 13 pompa apung. Pemakaiannya cukup praktis dan sederhana sehingga dapat menjangkau ke permukiman sempit yang tidak bisa dijangkau pompa mobile kami," ungkap Juaini, dilansir dari beritajakarta.id, Kamis (8/10/2020).

Dia menjelaskan, anggaran untuk pengadaan 65 pompa apung apung tersebut sebesar Rp 6,5 miliar atau sekitar Rp 100 juta per unitnya.

Juaini menambahkan, memasuki musim penghujan, pompa merupakan bagian penting dalam pengendalian banjir DKI Jakarta. Saat ini Dinas SDA memiliki dua jenis pompa untuk mendukung pengendalian banjir di Jakarta yakni 487 unit pompa stasioner dan 160 unit pompa mobile.

"Dengan diadakannya 65 unit pompa air apung baru diharapkan akan memaksimalkan penanganan genangan dan banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta," pungkasnya. 

AYO BACA : Enam Mahasiswa Dilarikan ke RS Karena Demo di Jababeka, Dua Kritis

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati