Jakarta Pusat

Mengenal Batik Khas Jakarta Pusat

Oleh: Admin Jumat 02 Okt 2020, 10:37 WIB
sebagai ilustrasi. peragaan batik khas Jakarta Pusat / pusat.jakarta.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Setiap wilayah di Indonesia memiliki batik khas daerah masing-masing, tak terkecuali wilayah Ibu Kota DKI Jakarta. Lebih detail, setiap wilayah di DKI Jakarta pun memiliki coraknya masing-masing.

Seperti di Wilayah Jakarta Pusat yang mengedepankan konsep budaya betawi. Desainer Batik Betawi Khas Jakarta Pusat, sekaligus Pengelola Gerai Dekranasda Jakpus, Anna Setyaningsih mengatakan, latar belakang lahirnya batik betawi khas Jakarta Pusat mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 11 tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi.

Dalam Pergub tersebut, disebutkan batik betawi dapat dijadikan seragam karyawan-karyawati pemerintah maupun swasta, industri pariwisata, sekolah, acara seremonial, dan sebagainya. Selain itu, mengacu pada keputusan Gubernur nomor 697 tahun 2017 tentang warna cukin masing-masing wilayah.

AYO BACA : Hari Batik Nasional 2 Oktober, Wamendes PDTT: Kita Harus Bangga

"Warna Jakpus itu oranye, maka dari itu warna dasar batik khas Jakpus oranye. Untuk warna biru, sebagai aksen untuk mempermanis desain. Kita ingin menonjolkan Kota Jakpus yang lebih kekinian melalui batik betawi," ungkap Ana, dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Kamis (1/10/2020).

Untuk itu, dia mengambil ornamen seperti patung selamat datang beserta air mancurnya, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), dan untaian daun sirih sebagai desain. Ornamen tersebut merupakan representasi dari wajah baru Kota Jakarta Pusat yang kekinian, modern, serta merupakan daya tarik unggulan wilayah Jakarta Pusat.

Terkait proses pembuatan batik ini, menurut Ana membutuhkan waktu 40 hari. Mulai dari proses pembuatan konsep dan persetujuan desain,  pembuatan sampel dan pencetakan kain. Konsep desain yang dibuat pun menampung beberapa konsep dari Wali Kota Jakpus, Ketua TP PKK Jakpus, dan para Asisten.

"Untuk para pengrajinnya memang dari luar karena Jakarta itu tidak boleh ada limbah batik, tapi untuk desain semua murni dari Jakarta. Desain ini juga yang membedakan batik betawi dengan batik daerah lain. Di mana batik betawi mengambil ikon-ikon seperti ondel-ondel, Monas, flora, fauna, tempat wisata, dan museum," paparnya.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati