GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Hari ini, Rabu (09/9/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.004 kasus di DKI Jakarta. Angka ini turun dibanding Selasa lalu, yakni 1.014 kasus.
Dari penambahan tersebut, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 49.397 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 37.224 kasus serta 1.334 kasus meninggal dunia.
Rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 3 September 2020 yaitu 1.359 kasus. Jika dilihat dari grafik yang ditayangkan lewat laman twitter @BNPB_Indonesia, selama bulan Agustus 2020, DKI Jakarta memiliki peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan.
Melansir grafik @BNPB_Indonesia, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
- 3 September: 1.359 kasus
- 4 September: 880 kasus
- 5 September: 877 kasus
- 6 September: 1.176 kasus
- 7 September: 1.046 kasus
- 8 September: 1.014 kasus
- 9 September: 1.004 kasus
Secara nasional, penambahan kasus positif Covid-19 hari ini mencapai 3.307 kasus, dengan total kasus sebanyak 203.342 kasus. Dari total kumulatif kasus Covid-19 secara nasional, 145.200 kasus berhasil disembuhkan dan 8.336 kasus meninggal dunia.
Dari akumulasi kasus tersebut, juga dapat dilihat bahwa ada beberapa wilayah yang mendapat sorotan. Wilayah tersebut adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dimana wilayah tersebut masuk risiko tinggi atau zona merah.
AYO BACA : DAFTAR 39 RW ZONA MERAH DKI: Jakarta Selatan Naik Drastis! Ini Rinciannya
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melalui laman resmi penanganan Covid-19, corona.jakarta.go.id, melansir daftar 39 rukun warga (RW) yang masuk zona rawan alias zona merah. Wilayah Jakarta Selatan mencatat kenaikan yang mencolok dibandingkan periode sebelumnya.
Berdasarkan data sebelumnya, sampai dengan 20 Agustus 2020, hanya ada 24 RW yang masuk daftar zona rawan alias zona merah. Daftar 39 RW zona merah di DKI Jakarta iyu berdasarkan data sampai dengan 4 September 2020.
Dalam daftar 39 RW yang masuk zona merah atau zona rawan, Jakarta Selatan menyumbangkan 17 RW diikuti Jakarta Pusat dengan 13 RW, Jakarta Utara 4 RW, Jakarta Barat 3 RW dan Jakarta Timur 2 RW. Untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu tidak ada RW yang masuk zona merah atau zona rawan.
Sebelumnya, berdasarkan data sampai dengan 20 Agustus, 24 RW masuk zona merah tersebar di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara masing-masing 6 RW, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan masing-masing 5 RW, serta 2 RW di Jakarta Barat. Kabupaten Kepulauan Seribu kini tidak memiliki RW zona merah.
Berikut ini daftar 29 RW yang masuk kategori zona rawan atau zona merah:
- KEL. BUKIT DURI, RW 012
- KEL. CEMPAKA PUTIH BARAT, RW 007
- KEL. CIDENG, RW 009
- KEL. CILINCING, RW 009
- KEL. DURI PULO, RW 007
- KEL. JOHAR BARU, RW 002
- KEL. JOHAR BARU, RW 006
- KEL. KALIBATA, RW 004
- KEL. KALIBATA, RW 006
- KEL. KALIBATA, RW 003
- KEL. KEAGUNGAN, RW 009
- KEL. KEBON BARU, RW 002
- KEL. KEBON MELATI, RW 009
- KEL. KEBON MELATI, RW 012
- KEL. KRAMAT JATI, RW 009
- KEL. LAGOA, RW 005
- KEL. MANGGA DUA SELATAN, RW 002
- KEL. MANGGA DUA SELATAN, RW 004
- KEL. MANGGARAI, RW 001
- KEL. MANGGARAI, RW 002
- KEL. MANGGARAI, RW 006
- KEL. MANGGARAI, RW 007
- KEL. MANGGARAI, RW 010
- KEL. MENTENG DALAM, RW 011
- KEL. PADEMANGAN BARAT, RW 011
- KEL. PASAR MANGGIS, RW 003
- KEL. PASEBAN, RW 003
- KEL. PEGANGSAAN, RW 006
- KEL. PEGANGSAAN DUA, RW 009
- KEL. PELA MAMPANG, RW 003
- KEL. PELA MAMPANG, RW 011
- KEL. PETAMBURAN, RW 008
- KEL. PONDOK KOPI, RW 006
- KEL. RAWA JATI, RW 003
- KEL. RAWASARI, RW 009
- KEL. ROA MALAKA, RW 003
- KEL. SLIPI, RW 006
- KEL. TEBET BARAT, RW 001
- KEL. TEBET BARAT, RW 007
AYO BACA : DAFTAR 39 RW ZONA MERAH DKI: Jakarta Selatan Naik Drastis! Ini Rinciannya