TEBET, AYOJAKARTA -- Volume pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di sejumlah stasiun sepanjang hari ini diprediksi bakal menyentuh angka 420 ribu pengguna.
VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, mengatakan meskipun begitu kondisi di sejumlah stasiun pada pagi ini terpantau relatif tertib dan kondusif pagi ini. Pengguna KRL juga lebih tertib dan taat protokol kesehatan.
"PT KCI mencatat hingga pukul 08.00 WIB pagi, pengguna KRL sebanyak 114.040 pengguna. Jumlah ini relatif sama dibandingkan Senin 31 Agustus 2020 lalu di waktu yang sama, di mana tercatat sebanyak 114.075 pengguna," ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2020).
Senin 31 Agustus lalu menjadi catatan tersendiri karena volume pengguna sepanjang hari tersebut mencapai 420.423 pengguna, atau rekor tertinggi selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Senin pagi ini secara umum kondisi di sejumlah stasiun pemberangkatan awal tetap stabil dan terkendali. Di Stasiun Bogor misalnya, ada 8.776 pengguna, meningkat 5% dari 8.306 pengguna pada waktu yang sama pekan lalu.
Sementara itu, di Stasiun Bojong Gede terdapat 7.828 pengguna atau meningkat 10%, Stasiun Bekasi tercatat 6.819 pengguna, relatif stabil dibandingkan Senin pekan lalu sejumlah 6.884.
"Sejumlah stasiun lainnya seperti Depok, Citayam, dan Parungpanjang juga tercatat tidak banyak perbedaan dibandingkan Senin pekan lalu," ujarnya.
PT KCI mengimbau para pengguna untuk mengatur perjalanannya, dengan melihat info kepadatan dan posisi antrean di stasiun-stasiun melalui versi terbaru aplikasi KRL Access yang telah tersedia untuk android maupun iOS, serta sebisa mungkin para pengguna menghindari pemberangkatan di jam sibuk.
Diketahui, PT KCI hari ini tetap mengoperasikan 975 perjalanan KRL per hari dengan waktu operasional pukul 04.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB sesuai dengan pola operasi di masa PSBB Transisi.