Jakarta Pusat

DKI Jakarta Terus Tingkatkan Tes Lacak Corona

Oleh: Admin Minggu 26 Jul 2020, 14:36 WIB
ilustrasi tes swab di pasar/ Ayosemarang.com: Kemmy Wijaya

GONDANGDIA, AYOJAKARTA.COM - Angka penularan virus corona di DKI Jakarta masih terbilang tinggi. Tes untuk melacak penyebaran virus tersebut pun masih dilakukan, bahkan ditingkatkan jumlah sasarannya. Itu diupayakan untuk mencegah penyebaran wabah tersebut.

"Kami tidak ingin mengurangi jumlah testing hanya untuk memberikan kesan aman. Kami justru mau menambah testing supaya bisa menemukan yang positif yang sedang berada di luar, yang semula tidak tahu," kata Anies di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (26/7/2020).

Anies mengungkapkan, 66% dari kasus positif Covid-19 yang ditemukan di Jakarta adalah tanpa gejala. Sehingga peningkatan tes bertujuan untuk melacak orang tanpa gejala (OTG).

"Kalau orang tanpa gejala (OTG) tidak diketahui berbahaya. Karena itu saya ingin menggarisbawahi kepada semuanya, kami akan terus meningkatkan testing-nya. Kami akan terus mencari mereka yang positif tanpa gejala supaya mereka diisolasi, supaya masyarakat kita bisa selamat," jelas Anies.

Anies menilai, dengan meningkatkan tes dan menemukan warga yang terpapar Covid-19, maka tentu angka positif kasus per harinya pun akan bertambah. Namun ia menuturkan, hal ini dapat membantu orang yang positif Covid-19 bisa segera diisolasi dan tidak menularkannya semakin luas.

"Karena itu menurut saya, masyarakat jangan hanya melihat angka pertambahan kasus. Karena kalau melihat angka pertambahan kasus, kemudian dikesankan kalau kasusnya tambah berarti masalah. Kalau kita menemukan, berarti kita mengurangi masalah," papar Anies.

"Bayangkan kalau tidak menemukan, dia ke keluarganya, dia ke tempat kerjanya, dia tidak diisolasi, dia menularkan terus," sambungnya.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati