Jakarta Pusat

Ada Pembangunan MRT Fase II, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Oleh: Admin Jumat 24 Jul 2020, 10:58 WIB
[ilustrasi] Rekayasa lalu lintas.

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Perhubungan DKI Jakarta merekayasa lalu lintas di sepanjang area proyek pengerjaan mass rapid transit (MRT) fase II. Pembangunan MRT fase II ini dimulai dari segmen CP 201 yakni Stasiun MRT Bundaran HI sampai Simpang Harmoni.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, pada segmen CP 201 tahap 1.1 pembangunan akan berlangsung dari Stasiun MRT Bundaran HI hingga bundaran air mancur Monas. Di tahap ini akan terjadi pengurangan satu lajur di sepanjang area pembangunan.

"Tahap 1.1 dimulai 24 Juli sampai dengan 30 November 2020. Akan dibuat detour atau pelebaran di Jalan MH Thamrin di depan Gedung Sinarmas, Gedung BPPT sampai dengan Gedung Bank Indonesia, kemudian depan Gedung Kementerian ESDM hingga Gedung Bank Indonesia sampai Thamrin 10," jelas Syafrin dalam keterangan resminya, Jumat (24/7/2020).

Selain itu, pada tahap ini akan ada pembongkaran Halte Transjakarta Bank Indonesia (Halte BI) dan pembuatan Halte Transjakarta sementara.

Kemudian, pada tahap 1.2 pelayanan Halte BI akan dipindahkan ke halte sementara di sisi timur Gedung Bank Indonesia dan di depan Wisma Mandiri. Tahap ini rencananya berlangsung mulai 1 Desember 2020 sampai dengan 30 Maret 2021.

"Jalur Transjakarta mix traffic dengan jalur reguler dan akan berpindah ke lanjur paling kiri menyesuaikan lokasi Halte sementara. Kemudian pelebaran di Jalan MH Thamrin sisi barat dan timur dapat digunakan untuk lalu lintas," ujarnya.

Syafrin mengimbau kepada pengguna jalan agar menghindari ruas jalan yang akan dibangun itu. Selain itu pengendara juga diminta untuk menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan selama pembangunan MRT fase II tersebut.

"Diimbau kepada para pengguna jalan menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan. Selain itu patuhi lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," imbuhnya.

Untuk diketahui, pembangunan MRT fase II akan menghubungkan Stasiun MRT Bundaran HI dengan kawasan Kota Tua. Pembangunan fase ini dibagi menjadi tiga segmen pekerjaan, yakni segmen CP 201, CP 202, dan CP 203.

MRT fase II ini akan memiliki tujuh stasiun bawah tanah, yakni Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Stasiun Kota.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono