JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Pemukiman Suharti saat webinar di akun Youube SDGs, Kamis (25/6/2020), mengungkapkan kasus corona di DKI Jakarta stagnan sejak Mei 2020.
AYO BACA : Wagub DKI Sarankan Pedagang Pasar Pramuka Tingkatkan Penjualan Online
“Situasi di Jakarta sudah mulai membaik namun di posisi Mei sampai sekarang situasinya stagnan. Stagnan itu benar-benar stagnan yang melandai bukannya turun,” ujar Suharti.
AYO BACA : Bertambah 195, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 10.472 Kasus
Meski demikian, Suharti mengakui adanya peningkatan jumlah harian kasus corona belakangan ini. Pasalnya pasien positif menambah lebih dari 100 setiap harinya.
“Sempat memang beberapa waktu terakhir ada kenaikan,” ucapnya.
Namun ia menganggap kenaikan kasus ini bukan sebagai hal yang buruk. Sebab penyebab bertambahnya kasus adalah kerja Dinas Kesehatan yang lebih masif menelusuri penularan corona di area rawan.
“Dengan meningkatnya jumlah yang kita temukan itu berarti kita semakin menemukan banyak orang yang tak merasa apa-apa tanpa gejala untuk kemudian segera mungkin dlakukan isolasi,” tuturnya.
AYO BACA : Tutup CFD Sudirman -Thamrin, Dishub DKI Siapkan 32 Lokasi Pengganti