TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pengusaha muda harus peduli dengan sejarah Indonsia karena jika tidak, bisa tenggelam.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H. Maming mengatakan, para pemuda atau generasi milenial saat ini harus bisa mewarisi semangat dan optimisme yang pernah digelorakan oleh pendiri bangsa, Bung Karno.
"Dalam memperingati 50 tahun Bung Karno wafat. Untuk memperingati dan menghormati kepergian beliau, ayo kita warisi api perjuangannya," ujar Maming dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (23/6/2020).
Maming memahami, saat ini banyak anak-anak muda yang tidak peduli dengan sejarah. "Mereka tidak peduli karena mereka tidak paham, makanya mereka tidak sayang terhadap sejarah," terangnya.
Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu yakin, jika sejarah tersebut diceritakan kepada para generasi muda bangsa, pasti mereka memiliki rasa ingin tahu yang lebih dalam termasuk kaitan antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Menurutnya, budaya Indonesia harus ditulis agar memberikan kebanggaan pada generasi milenial serta generasi sesudahnya.
"Sebab, mereka harus mempunyai rasa memiliki atas bangsa sendiri. Selain itu, kejadian-kejadian di masa lalu tidak perlu ditutup-tutupi melainkan diceritakan dan solusi yang ada dijelaskan sehingga menciptakan kebaikan," ungkapnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Maming menambahkan, pengetahuan tentang proklamator di Indonesia harus diketahui.
"Kita harus memberi semangat pada anak-anak sejak dini untuk mempelajari sejarah, mencintai bangsa dan negaranya sendiri. Baru setelah itu kita bisa menyumbang ke seluruh dunia," pungkasnya.