Jakarta Pusat

Kabar Duka: Pramono Edhie Tutup Usia karena Serangan Jantung

Oleh: Admin Sabtu 13 Jun 2020, 21:42 WIB
Rachland Nashidik, mengunggah foto Pramono Edhie dan Ani Yudohono saat masih muda[Rachland Nashidik/Twitter]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Kabar duka dari lingkungan TNI Angkatan Darat (AD). Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2011-2013, Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo tutup usia dalam usia 65 tahun.

Pramono Edhie meninggal dunia di Rumah Sakit Cimacan sekitar pukul 19.43 WIB. Kabar meninggalnya Pramono Edhie disampaikan politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik.

"Innalillahi wainailaihi rojiun, telah meninggal dunia malam ini bapak Pramono Edhie Wibowo di RS Cimacan. Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian," ujar Rachland dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (13/6/2020)

Rachland menuturkan, dirinya mendapat kabar adik mendiang Ani Yudhoyono itu meninggal dunia karena serangan jantung.

"Tadi dikabari wafat jam 19.43. Serangan jantung," katanya.

Sebelumnya, kabar duka itu kali pertama disebar oleh politikus Partai Demokrat Imelda Sari melalui akun Twitter miliknya, Sabtu malam.

"Innalillahi wainailaihi rojiun, telah berpulang malam ini Jenderal TNI ( Purn) Pramono Edhie Wibowo di RS Cimacan. Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian."

Sementara Rachland Nashidik, mengunggah foto Pramono Edhie dan Ani Yudohono saat masih muda.

"Bercengkrama lagi di alam keabadian. Al fatehah untuk Pak Pramono Edhie Wibowo."

Profil Pramono Edhie

Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo lahir di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, pada tanggal 5 Mei 1955.

Jabatan tertinggi Pramono dalam kemiliteran adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tahun 2011.

Dia dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor: 40/TNI/2011, menggantikan Jenderal TNI George Toisutta.

Sebelumnya, Pramono pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad. Pada tahun 2009, dia pernah menjabat sebagai Pangdam III Siliwangi.

Sang ayah, Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, juga merupakan mantan Komandan RPKAD yang turut andil dalam penumpasan pemberontakan G 30 S.

Sejak Mei 2013, karena ia telah memasuki masa pensiun, posisinya sebagai KSAD digantikan oleh Letjen TNI Moeldoko.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono