Jakarta Pusat

Dishub Kerahkan 50 Bus Sekolah Antisipasi Kerumunan Penumpang di 5 Stasiun KRL

Oleh: Admin Sabtu 13 Jun 2020, 07:51 WIB
Ilustrasi - bus sekolah yang beroperasi di DKI Jakarta (Antara)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahkan 50 unit bus sekolah untuk mengantisipasi kerumunan penumpang KRL di stasiun-stasiun.

Bus-bus tersebut khususnya beroperasi pada setiap akhir pekan di masa PSBB Transisi. Ada 5 stasiun yang menjadi lokasi operasi yaitu Stasiun Juanda, Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Tebet. Layanan ini diberikan cuma-cuma kepada para penumpang KRL.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho, mengatakan, setiap armada bertugas melayani antar-jemput penumpang KRL yang berdomisili di Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek).

Karena itu, di setiap stasiun, disiagakan 10 bus sekolah yang siap mengangkut penumpang dengan tujuan Terminal Baranangsiang, Terminal Depok, Terminal Bekasi, Terminal Cikarang, dan Pasar Modern BSD.

"50 bus sekolah tipe medium dengan pembatasan kapasitas 25 penumpang. Bus sekolah diberangkatkan apabila terjadi lonjakan atau penumpukan antrean di stasiun karena di dalam stasiun dan kereta juga dilaksanakan protokol kesehatan," ujarnya, dikutip dari situs berita resmi Pemprov DKI.

Pihaknya juga mengerahkan 100 kru, 20 petugas lapangan, dan 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memastikan layanan berjalan dengan baik. Tiap bus sekolah diawaki dua petugas. 

"Bus beroperasi mulai pukul 16.30 sampai 18.45 WIB," terangnya.

Ali menambahkan, penumpang yang menggunakan bus sekolah wajib mengikuti protokol keselamatan dan kesehatan, yaitu mengenakan masker, menggunakan hand sanitizer yang disediakan awak bus, menjaga jarak dengan penumpang lain, dan menjaga kebersihan bus sekolah.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom