GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi DKI Jakarta menuntaskan produksi 175.000 masker kain untuk dibagikan kepada warga Jakarta secara gratis.
Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, ratusan ribu masker diproduksi para penjahit alumni dan peserta pelatihan di lima Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) wilayah kota dan Pusat Pelatihan Keterampilan Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo.
Masker kain tiga lapis tersebut akan dibagikan kepada masyarakat melalui Gugus Tugas Penangangan COVID-19 Tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"Ini berkat partisipasi dan dukungan para donatur, peserta pelatihan, dan pegawai di lingkungan Dinas Nakertrans dan Energi. Masker ini dibagikan kepada seluruh warga secara gratis," ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI itu, Rabu (20/5/2020).
Andri menuturkan, pembuatan masker kain merupakan tindaklanjut dari Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 9/2020 Tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (COVID-19).
Masker yang diproduksi terbuat dari dua lapis kain katun yang bagian tengahnya sengaja diberi ruang agar penggunanya dapat memasukan bahan tambahan seperti kain atau tisu.
"Masker non-medis yang diproduksi dan dibagikan ke warga sudah sesuai standar yang telah ditetapkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, mulai dari bahan hingga pola atau modelnya," terang Andri.