GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI menyalurkan bantuan sosial kepada warga Jawa Tengah yang berdomisili di Jakarta.
Ada 7.558 orang ber-KTP Jateng yang menerima bantuan berupa bahan pangan dari Pemprov DKI.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati, mengatakan, wabah COVID-19 berdampak pada perekonomian warga. Pemprov DKI berkomitmen membantu penduduk di Jakarta, tak pandang ber-KTP Jakarta atau warga pendatang.
"Kami berkomitmen membantu dengan pemberian bantuan sosial ini. Warga non-KTP DKI Jakarta yang terdampak secara ekonomi turut mendapat bantuan ini," kata Sri dalam keterangan resminya, Rabu (20/5/2020).
Mekanisme penyaluran bansos bagi warga Jawa Tengah di Jakarta dilakukan bersama Perwakilan Kantor Penghubung Provinsi Jawa Tengah. Secara simbolis, Sri menyerahkan bantuan kepada perwakilan Paguyuban Warga Jawa Tengah.
Terkait pendistribusian Bansos Tahap II di wilayah DKI Jakarta, Sri menjelaskan sudah diterima sebanyak 2.451.708 kepala keluarga. Pemprov DKI dibantu Kementerian Sosial dalam mendistribusikan bantuan kepada warga.
"Kami berbagi tugas dengan Kementerian Sosial. Kurang lebih ada 1,3 juta di-cover Kemensos dan selebihnya 1.147.532 paket oleh Pemprov DKI Jakarta. Untuk (bantuan) ke mitra Gojek dan Jawa Tengah itu memang melalui APBD DKI Jakarta," terangnya.