JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pandemi Covid-19 mengubah rutinitas sehari-hari. Perubahan drastis ini tentu berdampak kepada kesehatan psikis bagi banyak orang. Gangguan mental, termasuk kecemasan dan depresi jadi masalah baru saat ini.
AYO BACA : Selama Ini Dinkes DKI Juga Layani Konsultasi Jiwa Buat Warga Terdampak COVID-19
Guna menangani hal itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan memberikan layanan kesehatan mental. Layanan ini diperuntukkan bagi warga Jakarta yang terdampak Covid-19.
AYO BACA : Update Covid-19 Jakarta, 3.950 Orang Positif, 341 Sembuh
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menuturkan, hingga 27 April 2020, tercatat sebanyak 1.730 orang yang sudah mendapatkan layanan. Pasien layanan ini terdiri dari Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasein Dalam Pengawasan (PDP), serta keluarganya.
"Adapula pembekalan kepada agen Call Center 112 dalam memberikan pertolongan pertama pada krisis psikologis akibat dampak COVID-19 yang mungkin dialami warga yang mengakses Call Center 112," jelasnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/4/2020).
Pembekalan ini juga menjadi mekanisme self healing atas dampak pekerjaan yang mungkin dialami. Agen Call Center 112 selalu siap bekerja di bawah situasi krisis dan harus direspons segera.
AYO BACA : Kasus Positif COVID-19 di DKI Melambat, Senator Minta Formulasi PSBB Diperkuat