Jakarta Pusat

Wagub Baru: PSBB Jakarta Lebih Maksimal Kalau KRL Tidak Beroperasi

Oleh: Admin Sabtu 18 Apr 2020, 09:39 WIB
Ilustrasi penumpang KRL. (Antara/Arif Firmansyah)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Baru dua hari menjabat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria, telah mengevaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah berjalan satu minggu di Jakarta.

Riza Patria mengakui PSBB di ibu kota belum maksimal karena masih ada kantor di luar sektor yang dikecualikan masih beroperasi seperti biasa.

Menurut politikus Partai Gerindra ini, masih banyak masyarakat keluar masuk Jakarta dari daerah penyangga. Fenomena ini bisa membuat penularan virus corona terus berlangsung. 

Kendati demikian, ia menyebut jumlah penumpang angkutan umum sudah menurun drastis. Seperti di MRT, yang jumlah penumpangnya selama PSBB hanya 5 persen dari total penumpang normal. Penurunan jumlah penumpang secara signifikan juga terjadi di moda angkutan umum lainnya. Ia menyebut hanya tersisa 9 persen dari kisaran 900.000 - 1.000.000 penumpang normal.  

Namun, menurut eks Anggota DPR ini, PSBB akan lebih efektif jika Kereta Rel Listrik (KRL) berhenti beroperasi. Karena bukan kewenangannya, ia menghormati keputusan Pemerintah Pusat untuk tetap mengoperasikan KRL dari Bogor.

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom