Jakarta Pusat

Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Pertanyakan Peran Pemda

Oleh: Admin Senin 13 Apr 2020, 13:33 WIB
Kondisi penumpang KRL dari arah Stasiun Cikarang, Bekasi menuju Jakarta, Senin (13/4/2020). (Foto: Suara.com/ Istimewa)

AYO BACA : PSBB Bodebek, Sumber Bansos Dibuka Lebar

AYO BACA : 11 Warga Kabupaten Bekasi Sembuh dari Covid-19

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) pada Senin (13/4/2020) masih terlihat membeludak meski sudah empat hari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan. Pihak  PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku pengelola dari KRL pun mempertanyakan peran Pemda soal hal ini.
 
Corporate Secretary PT KCI, Anne Purba mengatakan, pihaknya hanya menjalankan aturan PSBB. Namun mobilitas masyarakat yang bepergian bekerja atau kegiatan lainnyanmasih saja tinggi.
 
Akibatnya, instruksi jaga jarak atau physical distancing dalam  tidak dijalankan dengan baik. Penumpang masih menumpuk di stasiun saat mengantre atau di dalam kereta.
 
"Kami sebagai operator sudah memenuhi sesuai dengan instruksi PSBB yang dibuat. Kami lihat sendiri masih banyak masyarakat yabg hendak bekerja," ujar Anne, Senin (13/4/2020).
 
Anne mengatakan penerapan PSBB tidak bisa dikerjakan pihaknya sendiri selaku operator angkutan umum. Dalam pelaksanaan PSBB, ia menyataka pihaknya sudah menerjunkan petugas dan menjalankan PSBB sebagaimana mestinya.
 
"KCI operator transportasi yang pasti sudah mengupayakan menurunkan 4000 lebih petugas di 80 stasiun dengan bantuan marinir," kata dia.
 
Karena itu, ia mempertanyakan kontribusi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengurangi tingkat mobilitas masyarakat. Menurutnya perlu pengawasan ketat dan kontrol yang tepat agar tak ada lagi penggunaan angkutan umum kecuali memang mendesak.

AYO BACA : Membeludak, Jadwal Keberangkatan KRL Ditambah

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati