Jakarta Pusat

Polisi Klaim Kerumunan Jakarta Berkurang

Oleh: Admin Rabu 08 Apr 2020, 10:29 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. [Suara.com/M Yasir]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengklaim angka warga berkerumun di DKI Jakarta menurun. Hal itu berdasarkan indikator tidak adanya restoran atau kafe yang menerima tamu. Alasan lainnya yakni sering digencarkan patroli pada malam hari untuk membubarkan kerumunan massa.

\"Sekarang sudah mulai menurun (warga yang berkerumun). Indikator menurun apa? Restoran sudah enggak menerima lagi namanya orang bertamu datang ke situ,\" kata Yusri saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).

AYO BACA : Harga Emas 8 April, Rp946 Ribu

Ia mengklaim bahwa adanya penurunan aktivitas warga yang berkerumun juga berkaitan dengan kegiatan patroli yang gencar dilakukan polisi. Selama 24 jam polisi dibantu TNI dan Pemprov DKI Jakarta giat melaksanakan patroli guna menertibkan warga yang masih berkerumun di saat pandemi Covid-19.

Ke depan, polisi akan terus rutin melakukan giat patroli seraya memberikan sosialisasi terkait penerapan kebijakan PSBB di Jakarta.

AYO BACA : PSBB Jakarta, IHSG Dibuka Anjlok

\"Selama dua hari ini, kita sambil patroli skala besar. Kita sambil sosialisasikan kepada masyarakat masalah PSBB ini,\" ujar Yusri.

Terapkan PSBB

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, ibu kota akan resmi menerapkan PSBB mulai Jumat (10/4/2020). Keputusan itu setelah dilakukan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota, Selasa (7/4/2020) malam. Pertemuan itu dilakukan menindaklanjuti surat keputusan dari Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan untuk menerapkan PSBB di DKI.

AYO BACA : Semua Pihak Harus Bersatu Hadapi Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati