Jakarta Pusat

Hampir Selesai Tes Massal, Jakpus Ajukan Tambahan Alat Tes

Oleh: Admin Rabu 01 Apr 2020, 12:12 WIB
ilustrasi. shutterstock

AYO BACA : Perkumpulan Garuda Baseball-Softball Berlatih Secara Daring

AYO BACA : Pakar UGM Prediksi Akhir Mei Corona Berakhir dengan 6.174 Kasus

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Wilayah Jakarta Pusat hampir selesai melakukan tes massal untuk mendeteksi penyebaran virus corona. Namun, masih dibutuhkan sekitar 3.000 lebih alat tersebut.
 
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengajuan penambahan alat ke Pemprov DKI Jakarta sebanyak 3000 unit. Ia berharap pihak Pemprov bisa mengabulkan pengajuannya.
 
"Iya ada rencana dan sudah bikin pengajuan. Mudah-mudahan dapat 3.000-an (yang diajukan)," ujar Erizon, Rabu (1/4/2020).
 
Sementara itu, Erizon mengatakan pihaknya telah mendapatkan 2.000 alat rapid test sejak pekan lalu. Sampai Selasa (31/3/2020) sore, sudah 1.900 lebih perangkat sudah digunakan.
 
"1900-an orang sudah dites," pungkasnya.
 
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan tidak bisa melakukan rapid test ke sembarangan orang karena ada prioritasnya. Di antaranya tim medis yang rawan terpapar, Orang dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang merupakan bagian dari Penelitian Epidemiologi (PE).
 
Terdapat dua prosedur pelaksanaan rapid test, yaitu aktif oleh Puskesmas kepada orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi COVID-19 dan pasif oleh Puskesmas yang mana pasien datang berobat ke Puskesmas namun kriteria pasien untuk dapat rapid test ditentukan petugas.
 
Apabila hasil tes tersebut positif, maka langkah selanjutnya adalah dilakukan pengambilan swab, isolasi mandiri atau dirujuk ke shelter (sesuai kriteria) selama menunggu hasil PCR. Bila kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke RS.
 
Hingga Selasa (31/3), tercatat sebanyak 18.077 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 1,7%. Sebanyak 299 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif.

AYO BACA : Jersey dan Sepatunya Terlelang Rp 5,1 Juta, Riko: Puji Syukur

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati