Jakarta Pusat

MUI Sarankan Total Lockdown

Oleh: Admin Minggu 29 Mar 2020, 22:50 WIB
Sekjen MUI Pusat Anwar Abbas saat ke kantor PP Muhammadiyah untuk melayat almarhum Yunahar Ilyas, Jumat (3/1/2020). [Uli Febriarni / Kontributor]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengatakan, total lockdown di seluruh wilayah Indonesia perlu dilakukan. Menurutnya, semakin menyebarnya Virus Corona atau Covid-19 pada situasi sekarang ini, sudah tak bisa lagi dianggap enteng.

Anwar mengatakan, Virus Corona sekarang ini membuat kehidupan ekonomi, sosial, keselamatan dan kesehatan bangsa sudah terkena dampaknya. Karena itu, pihaknya menyarankan lockdown nasional atau wilayah dengan waktu tertentu.

AYO BACA : Tak Kuat Hadapi Corona, Pejabat Ini Bunuh Diri

"Melakukan total lockdown di seluruh negeri dan atau local lockdown untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan pertimbangan dari para ahli," ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2020).

Selain itu, MUI juga menyarankan agar pemerintah mengalihkan anggaran pembangunan infrastruktur untuk penanganan Corona. Upaya memutus rantai penularan virus ini diperkirakan akan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

AYO BACA : Kontroversi 'Si Kaya-Si Miskin', Jokowi Harus Evaluasi Kinerja Jubir Pemerintah!

"Melakukan realokasi terhadap seluruh dan atau sebagian anggaran infrastruktur yang ada sekarang ini untuk dipergunakan bagi kepentingan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona," jelasnya.

Selain itu, kesulitan ekonomi akan sangat terasa bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Karena itu, Anwar menyarankan agar pemerintah mengajak pengusaha untuk membantu.

"Memanggil para pengusaha besar dan mewajibkan mereka untuk memberikan bantuan bagi penanganan kasus corona dan mengatasi persoalan ekonomi yang dialami oleh masyarakat lapis bawah," jelasnya.

Ia juga meminta agar segala pihak mulai dari pimpinan partai politik hingga masyarakat mematuhi ketentuan pemerintah. Jika ada yang melanggar, maka harus ditindak secara tegas.

"Menindak dengan tegas siapa saja yang tidak mematuhi anjuran dan ketentuan dari pemerintah tentang lockdown ini," tandasnya.

AYO BACA : Jakarta Skenariokan Karantina Wilayah

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati