Jakarta Pusat

Lagi, Anies Minta Perusahaan Utamakan Karyawan Kerja dari Rumah

Oleh: Admin Senin 16 Mar 2020, 21:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020) malam. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh perusahaan di Ibu Kota mengutamakan metode bekerja dari rumah (work from home) bagi pekerjanya. 

Para pekerja pun diminta tetap produktif meski bekerja dari rumah masing-masing.

"Kebijakan ini sejalan juga dengan arahan dari Pak Presiden kemarin untuk bekerja dari rumah dan tetap para pekerja untuk mengutamakan berkontribusi produktif meskipun bekerja dari rumah," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020) malam.

AYO BACA : Disnakertrans dan Energi Terbitkan Surat Edaran Imbauan Bekerja di Rumah

Anies mengatakan, bekerja jarak jauh adalah bagian dari program social distance yang dikampanyekan pemerintah. Social distance atau social distancing adalah masyarakat diminta untuk menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang. Jika terpaksa berada di tengah kerumunan, mesti menjaga jarak dengan orang lain sekitar 2 meter.

"Kita berharap, dengan begitu di Jakarta sebagai pusat perekonomian Indonesia, kegiatan social distance ini di satu sisi bisa mengurangi potensi penularan," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Anies menyebut sebaran virus corona di Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan. Namun, dia tetap mengimbau warga Ibu Kota untuk tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan.

"Hari ini kita mendengar laporan dari juru bicara Ahmad Yurianto, bahwa dari 17 kasus positif yang baru diumumkan, 14 terjadi di Jakarta. Artinya di kota ini risiko itu tinggi dan kita harus amat waspada, jangan meremehkan," ungkapnya.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom