Jakarta Pusat

Imbas Pembatasan Operasional Angkutan, Masyarakat Antre di MRT

Oleh: Admin Senin 16 Mar 2020, 10:08 WIB
Antrean penumpang di halte MRT Fatmawati imbas kebijakan pembatasan angkutan umum di Jakarta mengantisipasi corona, Senin (16/3/2020). (Suara.com/Muhammad Yasir)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Imbas dari pembatasan jam operasional untuk tiga angkutan yang dikeola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, yaitu Lintas Raya Terpadu (LRT), Moda Raya Terpadu (MRT), serta TransJakarta., mulai dirasakan masyarakat.

Antrean penumpang mengular di sejumlah stasiun MRT di Jakarta. Beberapa penumpang pun memilih untuk beralih menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau ojol.

AYO BACA : Ini Daftar Rute TransJakarta yang Beroperasi

Lana (25) salah satu pegawai kantoran di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengaku sempat mengantre sekitar 25 hingga 30 menit di Stasiun MRT Fatmawati. Padahal, dia mengatakan telah berangkat lebih awal untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Antre sekitar 30 menitan lah, padahal itu saya udah datang lebih pagi," kata Lana saat dihubungi Suara.com, Senin (16/3/2020).

AYO BACA : Corona Sudah Lama Ada di Lampung

Lantaran takut telat, terlebih adanya kebijakan dari kantornya yang menerapkan sistem pemotongan uang makan bagi karyawannya yang telah hadir, akhirnya Lana pun mengaku memilih untuk menggunakan transportasi ojek online. Ia mengaku lebih beruntung dari penumpang lainnya, sebab lokasi kediamannya tidak terlalu jauh dari kantor sehingga masih bisa menggunakan transportasi ojek daring tersebut.

"Daripada telat dan uang makan dipotong akhirnya saya naik grab bike deh. Karena kebetulan kantor saya juga dekat dari Fatmawati ke Polim. Biasanya yang tetap memilih naik MRT itu yang kantornya memang jauh," katanya.

Hal serupa juga diutarakan Agus, salah satu pegawai kantor di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Setiap harinya, Agus mengaku biasa menggunakan transportasi MRT dari Stasiun Dukuh Atas.

Namun pagi tadi, Agus akhirnya memutuskan untuk menggunakan transportasi ojek online lantaran stasiun tersebut telah dipadati oleh antrean penumpang yang mengular hingga ke jalan.

 

AYO BACA : Protokol Khusus bank bjb Cegah Penyebaran COVID-19

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono