Jakarta Pusat

DPRD: Pemprov DKI Utamakan Keselamatan Warga Ketimbang Keuntungan Ekonomi

Oleh: Admin Kamis 12 Mar 2020, 16:33 WIB
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PAN, Zita Anjani. (Ikbal/Poskotanews)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Penundaan ajang Formula E di tengah penyebaran virus Corona di Indonesia, khususnya wilayah DKI Jakarta, memang penting untuk dilakukan.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mengatakan, penundaan itu menunjukkan Pemprov DKI memiliki sensitivitas dan kepedulian yang tinggi.

Pemprov DKI disebutnya lebih memprioritaskan kesehatan dan keamanan masyarakat ketimbang mencari keuntungan ekonomi dari ajang balap mobil listrik yang sedianya dilaksanakan pada Juni mendatang.

"Saya apresiasi kebijakan gubernur dan jajarannya. Ini menunjukkan Pemprov DKI memiliki sensitivitas dan kepedulian yang tinggi,  mengutamakan keamanan dan kesehatan warga dibandingkan dengan hal lainnya," ujar Zita, Kamis (12/3/2020).

Menurut Zita, penundaan Formula E akibat wabah virus Corona akan berpengaruh pada sektor ekonomi dan pariwisata di Jakarta. Namun, hal itu juga terjadi di kota-kota besar negara lain yang terdampak.

"Index nilai saham negara-negara di dunia pun turun 5 hingga 6 persen. Jadi dampaknya tidak hanya di Indonesia, tapi secara global," tambahnya. 

Penundaan Formula E dilakukan setelah Pemprov DKI berkomunikasi secara intensif dengan berbagai stakeholder, termasuk pihak Federasi Otomotif Internasional (FIA) yang bertempat di Eropa. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kemarin mengatakan, pihaknya memantau perkembangan virus Corona di dunia. Kegiatan Formula E sendiri pasti akan dihadiri kalangan wisatawan internasional. Risiko yang mungkin terjadi terlalu besar bagi Jakarta bila begitu banyak wisatawan datang dari negara-negara yang terdampak virus Corona.

"Kita tidak ingin mengorbankan keselamatan warga demi pencapaian perekonomian. Memang Formula E memberikan dampak ekonomi yang besar, tapi bila punya risiko untuk warga maka kita tunda. Alhamdulillah pihak Formula E dan pihak FIA menyetujui itu sehingga Formula E tidak dilaksanakan bulan Juni," kata Anies.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom