Jakarta Pusat

Anies Tak Akan Potong Gaji PNS Terjangkit Corona

Oleh: Admin Rabu 11 Mar 2020, 18:47 WIB
ilustrasi. shutterstock

AYO BACA : Daftar Lengkap Kasus Pasien 1 hingga 27 Positif Corona

AYO BACA : Pasien Corona Indonesia Menjadi 34 Orang

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak akan memotong gaji PNS yang berhalangan kerja akibat corona. Itu membuat pihaknya meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, baik PNS, pegawai BUMD, maupun pegawai kontrak/honorer di lingkungan DKI Jakarta, untuk memeriksakan kesehatan dan mengisolasi diri jika mengalami gejala corona atau Covid-19.
 
"Kami mengimbau kepada seluruh ASN, pegawai BUMD, pegawai kontrak atau honorer untuk melakukan isolasi diri dan kerja dari rumah jika terdapat gejala Covid-19. Harap melaporkan hal itu kepada atasan dan dikonfirmasi ke Dinas Kesehatan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/3/2020).
 
Kendati pegawai tersebut mengisolasi diri dan kerja dari rumah akibat berhalangan masuk kerja karena harus mengikuti sejumlah rangkaian pemeriksaan, Anies memastikan tidak ada pemotongan gaji maupun tunjangan kinerja daerah (TKD).
 
"Tidak ada pemotongan gaji dan tidak ada pemotongan tunjangan kinerja bila mereka harus melakukan self quarantine. Karena, berada di rumah adalah untuk menyelamatkan dirinya dan menyelamatkan kolega, tetangga, dan lingkungan," kata Anies.
 
Imbauan ini, kata Anies, dilandaskan pada pengalaman dari banyak negara yang antisipasinya tidak begitu ketat, kemudian berefek pada membesarnya jumlah kasus positif corona. Anies menyampaikan bahwa pencegahan penularan Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga perlu menjadi sebuah gerakan yang dapat dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat.
 
Karena itulah, dia berharap langkah-langkah yang ditujukan bagi aparatur negara ini untuk kerja di rumah dan tidak dikurangi penghasilannya jika memiliki gejala Covid-19 dapat juga dilakukan oleh sektor swasta di Jakarta. Kebijakan yang sama di sektor swasta, menurut Anies, sebagai sikap bertanggung jawab atas keselamatan seluruh komponen bangsa, khususnya yang ada di Jakarta.

AYO BACA : Indonesia Akan Impor 2.000 Ton Bawang Bombay dari Selandia Baru

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati