Jakarta Pusat

Potensi Sakit Lain Karena Corona

Oleh: Admin Rabu 11 Mar 2020, 17:18 WIB
ilustrasi. shutterstock

AYO BACA : 12 BUMN Buyback Saham, IHSG Diprediksi Kembali Menguat

AYO BACA : Dua Pasien Covid-19 Sembuh, Segera Dirumahkan

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Satu pasien positif covid-19 di Indonesia yang merupakan warga negara asing (WNA) dinyatakan meningal dunia hari ini, Rabu (11/3/1010). Pasien yang bernomor 25 tersebut memiliki riwayat sakit bawaan lain yakni diabetes, hipertensi, dan paru.
 
Atas kondisi tersebut, juru bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, penyebab utama pasien meninggal bukan karena infeksi virus corona.
 
Dokter penyakit dalam Aida Lydia, PhD Sp PD-KGH menjelaskan, bahwa virus corona yang menyebabkan sakit Covid-19 memang berpotensi mengganggu kerja organ tubuh yang lain
 
"Covid 19 semacam infeksi akibat virus. Ada potensi bisa mengganggu organ lain, bisa gangguan ke ginjal atau liver di stadium lanjut," kata Aida di Jakarta, Rabu (11/3/2020).
 
Bukan hanya corona, Aida menjelaskan infeksi apa pun bisa menganggu fungsi organ. Apalagi jika pasien memiliki riwayat penyakit bawaan yang akut bisa terjadi komplikasi berbahaya akibat infeksi atau sepsis.
 
"Bukan hanya Covid-19, bisa terjadi di infeksi apa pun. Kalau kumannya sistemik, sepsis, bisa ganggu fungsi organ termasuk ginjal," ucapnya.
 
Diketahui pasien WNA perempuan berusia 53 tahun itu meninggal pada Rabu (11/3/2020) dini hari. Yurianto mengatakan, pasien tersebut telah lama mengidap penyakit berat.
 
"Jadi bukan karena corona virus sebagai penyebab utama. Tapi itu yang memburuk kondisinya," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta.
 
Yurianto menuturkan virus corona akan memperburuk daya tubuh pasien yang memiliki penyakit bawaan atau komplikasi.
 
"Betul bahwa corona virus ini akan memperburuk daya tahan tubuh dia dan ini menyebabkan peluang penyakit-penyakit dasar yang dia miliki menjadi semakin parah. Ini bukan tidak pernah kita dapatkan karena corona virus sendiri, selalu adalah komplikasi," kata dia.
 
Yurianto menegaskan beberapa kasus di beberapa negara pasien virus corona yang meninggal karena infeksi keseluruhan pembuluh darah.
 
"Beberapa kasus yang kita pelajari dari kasus meninggal di beberapa negara karena sepsis itu infeksi keseluruhan di pembuluh darahnya dan sebagainya yang disebabkan karena bakteri bukan karena virusnya," katanya.

AYO BACA : Aqalin Tawarkan Fitur Kreatif untuk Mudahkan Aktivitas Masyarakat

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati