Jakarta Pusat

Sampai Kemarin, Jumlah Pasien dalam Pengawasan di Jakarta 127 Orang

Oleh: Admin Senin 09 Mar 2020, 12:12 WIB
Koordinator Posko Tim Tanggap COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (Antara/Livia Kristianti)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tim Tanggap COVID-19 mengimbau masyarakat untuk tenang namun waspada terhadap risiko infeksi Coronavirus Disease (COVID-19).

"COVID-19 ini bisa disembuhkan. Tetap tenang tapi juga waspada terhadap kondisi ini," ujar Koordinator Posko Tim Tanggap COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, saat memberikan keterangan pers di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3/2020), dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Dia memastikan bahwa pemerintah sangat serius, siap, dan mampu menangani COVID-19 ini. Tim Tanggap COVID-19 DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatanmenyiapkan Ambulans Gawat Darurat (AGD) dan dua RSUD sebagai bagian kesiapsiagaan Pemprov DKI Jakarta.

"Satu orang pasien kemarin dievakuasi dengan ambulans AGD Dinkes DKI. Sehingga, total jumlah evakuasi dengan ambulans AGD sampai dengan tanggal 8 Maret 2020 sebanyak 11 orang," terangnya.

Sebagai bagian dari kesiapan DKI Jakarta dalam Tanggap COVID-19, Dinas Kesehatan DKI Jakarta berkoordinasi dengan RS RSPI Sulianti Saroso, RSPAD Gatot Subroto, RSUP Persahabatan, RSUP Fatmawati, RSU Bhayangkara, RSAL Mintoharjo, RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu, sebagai rumah sakit rujukan COVID-19. 

Ia menyebutkan total jumlah tempat tidur ruang isolasi yang disiapkan sebanyak 125 tempat tidur.

Ia juga menjelaskan, sebanyak 64 orang masih dalam pemantauan, sementara 298 orang lain telah selesai dipantau. 

Total ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan di Jakarta sampai dengan tanggal 8 Maret 2020 (kemarin) adalah 362 orang.

Sementara, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang telah selesai dirawat di RS sebanyak 70 orang, dengan 57 orang lagi masih dirawat di RS. 

Sehingga, total PDP yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan di Jakarta sampai kemarin adalah 127 orang.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Eijkman yang telah bekerja sama dan memberikan dukungan logistik kepada Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta berupa pemberian peralatan VTM (Viral Transport Media) dan swab untuk pengecekan air liur," ungkapnya.

Hari ini (Senin, 9/3/2020), Tim Tanggap COVID-19 DKI serentak melakukan sosialisasi di 100 sekolah di wilayah DKI. Sosialisasi COVID-19 juga gencar dilakukan melalui berbagai media elektronik, seperti di kereta Commuter Line, media sosial, termasuk siaran radio.

Adapun jumlah warga terkini yang mencari informasi melalui 112 dan Posko Tanggap COVID-19 sebanyak 143 orang, sehingga total masyarakat yang berkonsultasi sampai dengan tanggal 8 Maret 2020 adalah 3.580 orang. 

Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut tentang COVID-19, dapat menghubungi 112/119 atau Posko Dinas Kesehatan DKI Jakarta di nomor 081388376955.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom