AYO BACA : 23 Maret, Anies Baswedan Akhiri Masa \'Jomblo\'
AYO BACA : Kisah Pendiri Garis Keras yang Tunda Pernikahannya Demi Persija
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melaporkan lebih dari 2.000 warga yang menghubungi call center penanganan virus corona. Kebanyakan warga yang menghubungi merupakan warga yang mengalami batuk dan pilek biasa.
Ketua Tim Tanggap Virus Covid-19 Pemprov DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan, kebanyakan warga hanya mengeluhkan flu biasa. Ia menilai wajar jika warga panik kemudian mengadukan keluhannya. Warga khawatir flu yang diderita merupakan gejala corona.
\"Yang telepon itu kadang-kadang karena panik. Bingung juga. Padahal sebetulnya hanya batuk pilek biasa. Ini persoalan psikologis, soal ketakutan jadi panik,\" jelasnya, Rabu (4/3/2020).
Sejak pemerintah pusat mengumumkan dua WNI di Depok positif corona, Pemprov DKI membuka layanan aduan. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan layanan call center tim tanggap Covid-19 dibuka sejak 27 Februari 2020. Dinkes mencatat, aduan yang masuk melonjak tajam dalam dua hari terakhir.
\"Lebih dari 2000 (penelfon) sejak awal. Progres pergerakannya sampe dengan hari ini 2000. Perlu diingat bahwa declare untuk nomor posko tanggap Covid-19 dibuka sejak 27 Januari 2020,\" katanya di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membentuk Tim Tanggap COVID-19. Anies meminta seluruh jajaran Pemprov dan warga DKI Jakarta mewaspadai wabah virus corona.
Tim Tanggap COVID-19 dipimpin oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Pemprov DKI, Catur Laswanto, yang beranggotakan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Kepala BPBD, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Biro Perekonomian.
Tim Tanggap COVID-19 bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di Jalan Kesehatan Nomor 10, Gambir, Jakarta Pusat.
Posko ini membuka layanan aduan masyarakat. Tanggap corona, masyarakat bisa langsung mengadu ke Puskesmas terdekat atau hubungi Call Center 112 atau 119. Bisa juga menghubungi langsung posko Dinas Kesehatan Provinsi DKI di nomor 08388376955.
AYO BACA : Makhluk Misterius Menyerupai Tuyul Undang Penasaran Warga