Jakarta Pusat

Dinkes DKI Jakarta Minta Pemerintah Tambah Dua RS Rujukan

Oleh: Admin Rabu 04 Mar 2020, 19:34 WIB
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta tambahan rumah sakit (RS) rujukan untuk wabah COVID-19. 

Saat ini, ada tiga RS rujukan untuk merawat pasien suspect virus corona maupun yang positif terjangkit COVID-19. Tiga RS itu adalah RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan, dan RSPAD Gatot Subroto.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menambah jumlah rumah sakit rujukan.

"Jadi yang di DKI Jakarta awalnya tiga (rumah sakit). Kami berproses untuk penambahan RS rujukan lagi. Tentunya sesuai assesment dan hasil skala prioritas yang ditetapkan Kemenkes," kata Widyastuti, di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Dinkes DKI mengusulkan dua RS lain untuk dijadikan rujukan, yakni RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu. Alasannya, tiga RS yang sudah ada terletak di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Sementara, untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, belum ada.

"Kita tahu bahwa tiga rumah sakit rujukan yang pertama letaknya di utara, timur, dan pusat. Ini dua yang lain adalah yang kita usulkan di wilayah barat, yakni Cengkareng dan wilayah selatan di Pasar Minggu," terangnya.

Menurut dia, dua RS itu dilengkapi fasilitas yang memadai untuk menampung pasien diduga terjangkit virus corona atau positif COVID-19. Penentuan RS rujukan juga mengikuti aturan Kemenkes.

"Tentu kami sesuai standar protap. Semua kasus yang memang dalam pengawasan sesuai SOP, sesuai buku pedoman yang ditetapkan Kemenkes. Kita harus ikuti protap itu," ujarnya.

Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan 100 RS rujukan kasus virus corona. Semuanya tersebar di seluruh provinsi.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom