Jakarta Pusat

Data Dinas Kesehatan DKI: 32 Orang Diawasi karena Diduga Terinfeksi Virus Corona

Oleh: Admin Sabtu 29 Feb 2020, 11:39 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti. (Beritajakarta.id/Reza)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sampai saat ini, terdapat 32 orang di wilayah DKI Jakarta dalam pengawasan terkait dugaan virus Corona atau COVID-19.

Sementara itu, ada 115 orang dalam pemantauan berdasarkan kriteria yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti, sembari menegaskan bahwa tidak ada kasus penderita positif COVID-19. Dari 147 pasien terduga itu, belum ada yang terbukti positif terjangkit virus asal kota Wuhan, China tersebut. 

Kabar yang menyebut ada penderita positif Corona di Jakarta berawal dari beredarnya foto slide pemaparan Dinkes DKI Jakarta tentang Kewaspadaan Corona Virus Disease 2019.

Widyastuti menegaskan informasi tersebut tidak benar, karena gambar slide yang beredar tidak menjelaskan isi pemaparan secara utuh. Kasus COVID-19 yang dimaksud adalah pasien dengan dugaan awal COVID-19, karena memiliki gejala dan riwayat perjalanan dari negara terjangkit. 

"Pada slide tersebut yang dimaksudkan dengan kasus COVID-19 adalah menunjukkan pasien dengan dugaan awal COVID-19, karena memiliki gejala dan riwayat perjalanan dari negara terjangkit. Namun pemeriksaan sampel di Litbangkes Kementerian Kesehatan RI menunjukkan hasil negatif COVID-19 di DKI Jakarta," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/2/2020).

Yang jelas, hingga saat ini terdapat 115 orang dalam pemantauan dan 32 pasien dalam pengawasan berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Rincian jumlah per wilayahnya, di Jakarta Pusat ada 5 orang, Jakarta Utara 5 orang, Jakarta Barat 4 orang, Jakarta Selatan 7 orang, Jakarta Timur 5 orang dan di luar Jakarta 6 orang.

"Orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE), tersebar di 5 wilayah Kota Administrasi di DKI Jakarta dan luar DKI Jakarta," ucap dia.

Dinkes DKI terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan instansi terkait dalam melaksanakan pengawasan dan pemantauan.

Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir dan tak mudah percaya dengan informasi hoaks.

"Masyarakat perlu cross check lagi untuk memastikan kebenaran setiap informasi yang diterima," katanya.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom