JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan penggusuran permukiman warga yang terdampak proyek normalisasi Sungai Ciliwung.
Sejauh ini pembebasan lahan baru terealisasi 16 Km dari 33 Km yang direncanakan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Juaini Yusuf, menyampaikan, penggusuran untuk proyek normalisasi Ciliwung ditargetkan mulai bulan Maret mendatang.
"(Pembebasan lahan) mungkin sekitar Maret, April," ujar Juaini di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020).
AYO BACA : Anies Akan Terbitkan Aturan Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung
Untuk itu, Pemprov DKI akan menyiapkan dasar hukum untuk pembebasan lahan. Dengan demikian, pembebasan lahan yang terlanjur diklaim warga bisa berjalan lancar.
“(Dasar hukumnya) lagi diproses Pemprov,” imbuhnya.
Dinas SDA juga sedang menyelesaikan masalah administrasi seperti surat tanah. Data-data lain yang diperlukan Kementerian PUPR selaku pelaksana proyek normalisasi juga tengah dikumpulkan.
"Yang minta Kementerian PUPR, kami mau bebaskan (lahan) harus ada dasarnya. Kalau kami (SDA) mempersiapkan inventaris data-datanya, surat-surat tanah dan segala macam,” jelas Juaini.
AYO BACA : Anies: Normalisasi Sungai Programnya Pak Menteri PUPR