Jakarta Pusat

Gubernur Anies: Saat Ini Kami Tidak Mau Salahkan Siapapun dan Apapun

Oleh: Admin Kamis 02 Jan 2020, 09:23 WIB
Gubernur Anies Baswedan merangkul korban banjir di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. (Facebook Anies Baswedan)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dalam penanganan banjir yang terjadi di hari tahun baru kemarin, fase pertama yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta adalah evakuasi korban. 

"Sekarang evakuasi, kemudian menyiapkan tempat penampungan sementara. Seluruh kantor dan sekolah di Pemprov DKI Jakarta disiapkan untuk menampung," terang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, beberapa saat lalu. 

Dijelaskan Anies, lebih dari 120.000 petugas Pemprov DKI saat ini dikerahkan dan tersebar di seluruh wilayah Jakarta untuk membantu masyarakat. Tidak ada jajaran Pemprov DKI Jakarta yang libur, semua turun ke lapangan dan ditugaskan di tiap-tiap Kelurahan untuk membantu warga. 

"Jadi semua kawasan di daerah aliran sungai harus waspada," tegasnya.

Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan pos kesehatan, dapur umum, dan posko bantuan evakuasi. Obat-obatan, makanan siap saji, air minum, alas tidur-selimut, toilet umum, dan semua kebutuhan dasar lainnya khususnya untuk kelompok rentan (lansia, anak-anak, dan ibu hamil), berada dalam posisi siap.

"Pemprov DKI Jakarta mengambil sikap bertanggung jawab atas masalah yang sekarang muncul. Kami respon cepat, kami bantu tangani, dan pada saat ini kami tidak mau menyalahkan siapapun dan apapun. Sekarang adalah saatnya untuk memastikan warga selamat, warga terlindungi, semua kebutuhan dasarnya tercukupi," jelas Anies.

Mewakili Pemprov Jakarta, Anies menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang memilih untuk turun tangan langsung ke lapangan dan memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir. 

"Kita terus evaluasi bersama dan berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait seperti Kementerian PUPR, BNPB, maupun BMKG untuk mengantisipasi potensi puncak musim hujan yang diprediksi jatuh bulan Februari-Maret 2020 mendatang," jelas Anies.

Sejak kemarin Anies meninjau beberapa titik wilayah Jakarta, antara lain pintu air Manggarai, kawasan Cipinang-Melayu, dan Jalan Latuharhari, pemantauan udara bersama BNPB, Jalan DI Panjaitan Cawang, Kemang Utara dan Kampung Pulo untuk berkoordinasi dan memonitor langsung upaya penanggulangan banjir.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom