JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta menyebut telah ada kesepakatan terkait nama calon wakil gubernur untuk mendampingi Anies Baswedan memimpin ibu kota.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif mengatakan nama tersebut akan diumumkan Sabtu mendatang (28/12/2019).
"Sudah ada kesepakatan, satu partai satu nama, PKS dan Gerindra. Sabtu ini ada informasi terbaru dari Partai Gerindra di wisma Garuda II, soal cawagub. Sabtu siang jam satu-an (diumumkan). Acara tutup akhir tahun sekalian update cawagub," ungkap Syarief saat dihubungi wartawan, Kamis (26/12/2019).
Namun, Syarief belum mau menyebut nama sosok yang akan menjadi orang nomor dua di DKI Jakarta itu. Sebelumnya, Gerindra mengusulkan empat nama yakni Saefullah yang saat ini menjabat Sekda DKI Jakarta, Arnes Lukman, Ferry Juliantono, dan Riza Patria. Dari PKS mengusulkan dua nama, yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.
"Pokoknya dari nama itu, antara itu. Pokoknya tinggal satu nama lah, tidak dua lagi," ujarnya.
Dikatakan Syarif, lantaran hanya satu nama maka tak perlu lagi digelar fit and proper test. Nama yang diusulkan, menurut Syarif memiliki pengalaman di pemerintahan, menjadi anggota di DPR.
"Pokoknya dia orang matang," ucapnya.
Menurut Syarif, PKS saat ini sudah tidak terlalu bersikeras atas pilihan sebelumnya yang diajukan.
"Tapi itu kemarin, sekarang Alhamdulillah," tandasnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Suhaimi menyebut pihaknya menginginkan adanya surat resmi dari Gerindra atas nama yang akan diumumkan tersebut. Dengan adanya surat resmi tersebut, kata dia, maka nama-nama yang diajukan tidak akan berubah dengan mudah.
"Kita harus berdasarkan surat tertulis. Kalau enggak tertulis kan bisa berubah-ubah. Kalau sudah tertulis, ditandatangani, pakai stempel, itu baru akurat yang menentukan DPP," ungkapnya.
Suhaimi mengatakan, tidak mempersoalkan jika Gerindra berniat mengumumkan nama cawagub. Walaupun dibantah lantaran menurut PKS pengumuman akan digelar Januari mendatang.
"Kan nanti ada surat yang ditandatangani dua partai," pungkas Suhaimi.