Jakarta Pusat

Pemprov Akan Panggil Penyelenggara DWP untuk Klarifikasi Soal Kondom dan Miras

Oleh: Admin Jumat 20 Des 2019, 10:54 WIB
Suasana Djakarta Warehouse Project 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (13/12/2019).(Kompas.com/Kristianto Purnomo)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Anggota Front Pembela Islam (FPI) mengklaim menemukan benda-benda \"haram\" di lokasi Djakarta Warehouse Project (DWP) di Kemayoran, Jakarta Pusat yang berlangsung pekan lalu. 

Di antara yang diklaim dFPI adalah kondom, minuman keras dan bukti pembayaran minuman keras. Bahkan, Sekretaris Umum FPI, Munarman, mengakui bukti-bukti itu sudah dipegang pihaknya.

AYO BACA : Digelar Tiga Hari, DWP Targetkan 100 Ribu Penonton

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat ditemui di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019), berjanji mengevaluasi kegiatan itu dengan memanggil Ismaya selaku penyelenggara.

\"Jadi penyelenggara menandatangani komitmen sebelum penyelenggaraan,\" katanya.

Untuk menentukan adanya pelanggaran atau tidak, Pemprov akan membandingkan keterangan dari pihak penyelenggara dengan temuan tim Pemprov DKI yang berada di lokasi. 

AYO BACA : Foke Minta Penyelenggaraan DWP Dikaji Kembali

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom