Jakarta Pusat

Kartu Multi Trip MRT akan Terintegrasi Moda Transportasi Lain

Oleh: Admin Jumat 06 Des 2019, 21:14 WIB
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar (Ayojakarta.com/Dhika Alam Noor)

MENTENG, AYOJAKARTA.COM -- Kartu Jelajah Berganda atau Multi Trip, milik Mass Rapid Transit atau Moda raya Transportasi (MRT) dinilai dapat mendukung sistem transportasi lainnya yang terintegrasi.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengemukakan pentingnya MRT terintergrasi dengan sarana transportasi lain untuk memaksimalkan pelayanan penumpang. Namun integrasinya masih dalam proses.

"Kita masih siapkan, dalam 1 tahun ke depan kita akan berjuang bersama seluruh moda transportasi massal yang lain untuk bisa berintegrasi," ujarnya di stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

Dalam waktu dekat, kata Willian, pihaknya akan berkoordinasi dengan angkutan umum Transjakarta, Lintas Rel Terpadu Jakarta, dan Kereta Commuter Indonesia.

"Kalau dengan Kereta Commuter Indonesia dan Transakarta target kita di 1 tahun ke depan. Jadi kita berharap di portal ke-3 dan ke-4 tahun 2020 integrasi kita dengan Transjakarta dalam ticketing ini sudah terjadi," terang William.

PT MRT Jakarta, baru saja mengenalkan Kartu Jelajah Berganda (Multi Trip). Kelebihan kartu ini memiliki kecepatan 0,3 detik. Jadi 60 orang dalam waktu satu menit sudah masuk ke dalam gate.

Dengan minimum saldonya Rp 3.000, kartu terbaru ini bisa terus digunakan penggunaannya. Harganya senilai Rp 25 ribu belum termasuk saldo. Untuk pengguna jarak dekat tarifnya Rp 3.000 ribu, sementara jarak jauh Rp 14 ribu.

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim