Jakarta Pusat

Jokowi Curhat Terjebak Macet 30 Menit di Kuningan, Ini Respon Anies

Oleh: Admin Jumat 29 Nov 2019, 12:32 WIB
Presiden Joko Widodo

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi keluhan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terhambat macet saat menuju acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Nanti saya cek dulu ya, persisnya titiknya," ujar Anies usai memimpin upacara peringatan HUT ke-48 Korpri di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Anies belum bisa memastikan kemacetan yang dialami Jokowi ada kaitan dengan ramainya para pelayat mendatangi rumah duka mendiang pengusaha properti, Ir Ciputra, yang diketahui berada satu kawasan dengan lokasi acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019.

"Oh karena ada pelayatan? Saya cek dulu apakah benar karena itu atau tidak. Jadi insiden-inside begitu sering terjadi tuh. 1-2 ruas jalan yang macet, tapi saya cek dulu, baru saya kasih keterangan," ucap Anies.

Presiden Jokowi dalam pidatonya mengenai kebijakan moneter dan fiskal di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 curhat sempat terjebak macet saat perjalanan.

"Tadi ke sini macet, setengah jam berhenti," katanya di Ciputra Artpeneur, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Jokowi pun mengaitkan dengan rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta.

"Itulah kenapa ibu kota di pindah," ucapnya disambut tawa hadirin.

Sementara itu salah satu warga, Ade Miranti Karunia Sari (28) mengaku seringkali terjebak macet ketika melintasi kawasan Kuningan. Ia menilai kemacetan yang terjadi kemarin, lantaran banyak pengguna jalan tidak disiplin.

"Yang Simpang Empat Pejompongan, Karet, menuju Kuningan itu macet parah. Tiap hari saya lewat situ kendaraan nggak ada yang mau ngalah, polisi saja kewalahan," ujarnya kepada Ayojakarta, Jumat (29/11/2019).

Bahkan sampai ada pengendara di situ turun ikut mengatur arus lalu lintas agar tertib.

"Tetap aja susah diatur apalagi kendaraan roda empat. Sudah tahu itu sisi satunya lampu hijau, kendaraan mobil sisi satunya nggak mau ngalah dan maju. Kesal saya tiap hari lewat situ makin parah," keluhnya.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria