JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Penerapan jalur khusus sepeda di Ibu Kota Jakarta sebagai kebijakan Gubernur Anies Baswedan masih belum efektif.
Pasalnya, masih banyak penerobosan terhadap jalur sepeda oleh pengendara sepeda motor maupun mobil.
''Jalur sepeda kalau hanya dibuat marka dan traffic cone kurang efektif penerapannya,'' kata pengamat transportasi Djoko Setijowarno, Senin (25/11/2019).
Meski begitu. dia tidak menyalahkan Dinas Perhubungan DKI atas usaha pembuatan jalur khusus sepeda. Hanya saja disayangkan masa sosialisasi yang singkat serta pembuatan jalur yang terkesan mendadak.
AYO BACA : Tadi Pagi Saja, Sudah 35 Pengendara Ditilang karena Melintas di Jalur Sepeda
Djoko pun menyarankan Gubernur Anies meniru penerapan jalur sepeda di Tiongkok. Di negara itu, jalur khusus sepeda diberi pembatas pagar cukup tinggi.
''Di Tiongkok sikap warganya hampir sama dengan Indonesia, sulit diatur. Jadi memang harus dibangun pagar itu supaya jelas penindakannya nanti,'' jelasnya.
Selain itu, sosialisasi sejak dini penggunaan sepeda sebagai moda transportasi harus sudah mulai diterapkan.
''Misal anak-anak sekolah dibiasakan berangkat sekolah dengan sepeda,'' ujar Djoko.