Jakarta Pusat

Dua Pengendara GrabWheels Tewas Akibat Tabrak Lari di Kawasan GBK

Oleh: Admin Rabu 13 Nov 2019, 12:41 WIB
Ilustrasi - pengendara GrabWheels/Grab.com

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Beredar informasi mengejutkan tentang dua orang pengguna otopet atau skuter listrik GrabWheels tewas karena tabrak lari saat berkendara di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (10/11/2019) dini hari. 

Dua orang korban tewas disebut masih berusia 18 tahun. Sementara itu, ada empat orang lain mengalami luka-luka akibat ditabrak.

AYO BACA : Siap-siap, DKI Segera Rilis Pergub Penggunaan Otopet Listrik

Koalisi Pejalan Kaki, lewat akun instagram-nya, menyebarluaskan kronologi kejadian yang didapatkan dari keluarga korban jiwa berinisial A.

Awalnya, para korban menyewa Grabwheels sekitar jam 1 pagi (Minggu, 10/11/2019) di Mal FX Sudirman, dekat kawasan Gelora Bung Karno.

AYO BACA : YLKI: Belum SNI, Skuter Listrik Tak Aman Digunakan di Jalan Raya

Mereka berkendara otopet listrik beriringan di kawasan tersebut. Pada saat rombongan otopet listrik berbelok ke kiri, tiba-tiba ada mobil melaju sangat kencang dan menabrak dari belakang rombongan.

Mobil menabrak seluruh rombongan, setelah itu langsung kabur. Beberapa korban yang tidak terluka parah meminta bantuan mobil yang lewat dan melarikan tiga rekan mereka ke RS Dr Mintohardjo di kawasan Benhil.

Setelah diperiksa didapatkan hasil bahwa dua korban tewas alami pendarahan di otak selain memar pada dada kanan dan pembengkakan jaringan otak.

Ada pula korban yang alami luka parah di tangan kirinya. Sedangkan tiga korban lain alami luka ringan dan shock.

Koordinator Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, ketika dihubungi redaksi mengakui kejadian itu memang benar. Namun pihaknya masih menghimpun data lebih banyak. 

AYO BACA : Dishub Tidak Masalah Otopet Gunakan Jalur Sepeda

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom