JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Satu uni mobil water canon (meriam air) disiagakan kepolisian tepat di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Satu unit kendaraan barikade polisi terparkir sejak pagi ini di perempatan Jalan Merdeka Utara dalam kondisi mesin menyala.
Keberadaan kendaraan taktis kepolisian untuk rusuh massa ini kemungkinan berkaitan dengan rencana mahasiswa menggelar unjuk rasa besar-besaran di Gedung DPR RI Senayan dan Istana Presiden.
Unjuk rasa akan digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengikutsertakan lebih dari 2.000 mahasiswa dari puluhan kampus di Jakarta dan sekitarnya.
Unjuk rasa mahasiswa BEM SI tidak hanya akan diikuti mahasiswa dari kampus-kampus Jakarta, tetapi juga dari wilayah Bekasi yang diprediksi berjumlah 450 orang mahasiswa.
Dikutip dari Antara, situasi di Jalan Merdeka Utara dan Merdeka Selatan masih terpantau ramai lancar ketika berita ini dilaporkan.
Belum ada tanda-tanda akan dilakukan penutupan jalan di sekitar Istana Kepresidenan.
Sedangkan di Lapangan Monas, pasukan dari Polri tampak melakukan apel pagi. Rombongan truk dan bus yang membawa anggota Polri sudah masuk ke dalam kawasan Monas.
Dari sekitar satu jam lalu ratusan anggota Brimob berpakaian serba hitam keluar dari kawasan Monas bergerak ke depan Istana Negara.
Tuntutan yang akan disampaikan mahasiswa tidak jauh berbeda dengan tuntutan yang mereka usung dalam rangkaian demonstrasi beberapa waktu lalu di seluruh Indonesia.
Mahasiswa menolak UU KPK hasil revisi yang telah disahkan, menuntut Presiden untuk mencabut UU KPK dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu).
UU KPK yang baru dianggap publik melemahkan KPK dan mengancam upaya membersihkan Indonesia dari pejabat korup. Selain itu, mahasiswa tetap menolak Revisi UU KUHP serta mendorong pemerintah bersikap mengenai pembakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu.