JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sejak dulu telah menjadi salah satu destinasi olah raga bagi warga Ibu Kota Jakarta.
Pagi hingga malam hari, stadion yang dibangun oleh Presiden Pertama RI Soekarno ramai dikunjungi pencinta olah raga karena suasananya yang nyaman dan asri.
Berbagai aktifitas olah raga dapat ditemui di sekeliling stadion seperti lari, jalan cepat, senam, bersepeda, klub kebugaran, bela diri, sepatu roda hingga latihan marching band dari berbagai kelompok. Semua yang masuk ke area Komplek GBK tidak perlu mengeluarkan biaya kecuali untuk parkir kendaraan.
Ketika matahari terbenam, pemandangan di stadion dan sekitarnya berubah menjadi gemerlap dengan panorama sangat menawan. Warna warni lampu menghiasi area GBK baik di stadion maupun taman.
''Lari mengelilingi stadion sangat menyenangkan karena kita dapat melihat indahnya gedung-gedung pencakar langit yang gemerlap ditaburi cahaya lampu,'' ujar Fransisca Onaria, salah satu pengunjung rutin GBK.
Dikatakan Onaria, jalan cepat keliling stadion hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk satu kali putaran. Dan biasanya, dia melakukan jalan cepat dan berlari sebanyak tujuh kali putaran sambil menyaksikan berbagai aktifitas yang dilakukan masyarakat.
Bagi para karyawan kantor, jika berolahraga di GBK usai jam kerja tidak perlu bingung dan khawatir untuk menyimpan tas kerja atau barang bawaan. Karena tersedia loker tempat penitipan barang yang dapat disewa dengan biaya Rp 10 ribu untuk setiap dua jam dengan batas pemakaian akhir hingga pukul 21.00 WIB. Letak loker penitipan berada di dekat Sektor XI Zona Merah atau GBK Corner.
Komplek GBK juga sudah bebas dari pedagang kaki lima. Sebagai gantinya, berbagai cafe dan tempat nongkrong usai melakukan aktivitas olah raga tersedia dengan harga menu yang terjangkau.