Jakarta Pusat

Jumlah Polisi Jaga Aksi Buruh Mencapai 2.000 Orang

Oleh: Admin Rabu 02 Okt 2019, 10:32 WIB
Ilustrasi demonstrasi buruh/Antara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Lebih dari 2.000 petugas keamanan dari kepolisian dikerahkan untuk menjaga unjuk rasa kelompok buruh yang akan digelar di kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

"Kami dari Sabhara ada sekitar 1.000 personel. Kalau dari Brimob kurang tahu, tapi kira-kira seimbang," kata anggota kepolisian Sabhara, Wisnu, menjelang demo buruh di Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Wisnu mengatakan, personel kepolisian Sabhara akan dikerahkan terlebih dahulu di sekitar 10 titik kawasan gedung parlemen.

Di setiap titik pintu akan dikerahkan satu kompi atau sekitar 90 personel Sabhara.

Untuk pengamanan aksi buruh hari ini, personel keamanan juga didatangkan dari Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jika eskalasi demonstrasi semakin meningkat, pasukan Brimob akan memperkuat barisan personel Sabhara yang disiagakan lebih awal.

AYO BACA : Besok, Giliran Massa Buruh yang Ramaikan DPR

"Jadi kalau gabungan, akan sekitar 2.000 personel. Tetapi ini juga disesuaikan sesuai kebutuhan berapa banyak massa yang kemungkinan datang," katanya.

Sementara itu, anggota kepolisian lainnya, Raka, menerima kabar bahwa massa aksi buruh hari ini berjumlah 2.210 orang.

"Kurang lebih kalau dari buruh sekitar 2.210 orang. Kalau dari petugas pengamanan sendiri beda-beda, tergantung kebutuhan," ujarnya.

Masih menurut informasi yang dia dapat, aksi buruh hari ini tidak akan berlangsung lama karena buruh akan kembali bekerja setelah menyampaikan aspirasi mereka.

"Sepertinya demonya enggak lama. Soalnya pukul 13.00 WIB balik ke kantor untuk lanjut kerja. Yang saya dengar seperti itu," kata Raka.

Dia menambahkan, personel keamanan yang dikerahkan hari ini telah menginap di sekitar kawasan DPR/MPR sejak kemarin.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom