JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Anggota DPD RI 2014-2019 dari DKI Jakarta, Fahira Idris, turut mempertanyakan soal video viral ambulans Pemprov DKI Jakarta yang dituduh polisi membawa batu dan bensin di tengah kerusuhan di Jakarta tadi malam.
"Kepada admin dan penanggung jawab akun @TMCPoldaMetro, saya Fahira Idris Senator Jakarta meminta penjelasan terkait postingan 5 kendaraan ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang sudah dihapus," kata Fahira lewat akun twitter resminya @fahiraidris, beberapa menit lalu.
Menurut Fahira, informasi itu sudah terlanjur tersebar, bahkan masih ada media mainstream yang menayangkan berita soal itu.
AYO BACA : Viral Video Polisi Geledah Ambulans DKI Bawa Batu dan Bensin, Netizen Tanya Barang Buktinya
Sebelumnya, netizen yang juga wartawan sekaligus aktivis, Dandhy Laksono, mengkritik tindakan admin akun TMC dan meminta media-media massa yang sudah mengutipnya untuk menghapus berita terkait.
"Kita tunggu redaksi @kompascom dan media lain yang telah mengutip informasi hoax yang disebar @TMCPoldaMetro tentang ambulans yang membawa batu. Sebab kekerasan juga terjadi pada tim medis di gedung BNI. Mei lalu, tim ambulans Dompet Dhuafa juga menjadi korban kekerasan polisi" tweet @Dandhy_Laksono.
"Yang paling serius, di video yang disebarkan polisi itu, perekamnya sangat jelas dan sengaja mengatakan 'ini ambulans yang membawa batu'. Jadi ini bukan hanya penyebarluasan hoax yang melibatkan polisi, juga indikasi rekayasa hukum dan penyalahgunaan wewenang yang serius," tambah Dandhy.