Jakarta Pusat

UNHCR Dinilai Lepas Tanggung Jawab, Pencari Suaka Berharap Bantuan Pemerintah RI

Oleh: Admin Selasa 17 Sep 2019, 19:19 WIB
Para pencari suaka di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat/Ayojakarta.com

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Puluhan orang pencari suaka yang kembali menduduki trotoar di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat berharap segera datang pertolongan dari Pemerintah RI. 

Pasalnya, United Nations High Commissioner for Reefuges (UNHCR) dinilai telah melepaskan tanggung jawab terhadap keberadaan mereka di ibu kota.

Nilo (17), salah seorang pencari suaka asal Afganistan mengatakan, dirinya bersama pencari suaka lainnya saat ini tidak bisa dan tidak diizinkan bekerja di Indonesia.  

''Di sini nggak bisa kerja, mau juga nggak boleh,'' keluh Nilo menggunakan bahasa Indonesia yang terbata-bata, saat ditemui Ayojakarta di pedestrian Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). 

Sementara, Mirza (26) pencari suaka lainnya mengaku sudah berada di Jakarta sejak lima tahun lalu akibat perang yang terjadi di negara asalnya. Dengan datang ke Indonesia, Mirza berharap bantuan dari UNHCR dan membawanya ke negara lain seperti Kanada, Amerika Serikat atau negara lainnya. 

''Saya sendiri, kalau kita berharap tempat tinggal, dan makan ke negara Kanada, Amerika,'' ungkapnya. 

Sebelumnya, para pencari suaka tersebut telah direlokasi ke kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Namun, mereka memilih kembali ke Jalan Kebon Sirih dan menggelar tikar ala kadarnya tepat di depan gedung UNHCR. 

Para pencari suaka tersebut mengaku, saat berada di bekas lahan eks Kodim Kalideres itu tidak mendapatkan kesejahteraan. Bahkan, para pengungsi menilai pihak UNHCR lepas tanggung jawab terhadap nasibnya saat menduduki kawasan Kalideres, Jakarta Barat tersebut. 

''Karena UNHCR hanya kasih sedikit uang dan hanya satu kali,'' pungkas Mirza. 

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim