Jakarta Pusat

Mencegah Potensi Cuaca Ekstrim dan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Jakarta Kembali Melakukan Operasi Modifikasi Cuaca!

Oleh: Karseno AJ Senin 18 Agu 2025, 22:06 WIB
Ilustrasi Cuaca

AYOJAKARTA.COM – Guna mencegah dampak terjadinya perubahan cuaca ekstrim, BPBD Jakarta berencana kembali melakukan penerapan OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca.

Langkah penerapan OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca, menurut BPBD Jakarta perlu dilakukan mengingat ancaman cuaca ekstrim akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

Dimulai pada 17 Agustus, penerapan OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca yang dilakukan BPBD Jakarta akan berakhir hingga 21 Agustus 2025 mendatang.

Baca Juga: 4 Situs Sejarah yang Bisa Dijangkau Menggunakan MRT, Mulai Dari Djakarta Theater XXI hingga Museum Basoeki Abdullah

Dengan diterapkannya OMC, BPBD Jakarta berharap agar potensi cuaca ekstrim serta bencana yang disebabkan karena masalah hidrometeorologi dapat secepatnya tertangani.

Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menyebut, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi terancam oleh fenomena hidrometeorologi.

Selain mengancam sebagian pulau Jawa dan Sumatera, fenomena hidrometeorologi juga berpotensi terjadi di Kalimantan, Papua hingga Maluku.

Akibat adanya interaksi faktor atmosfer bak global, regional dan lokal yang bervariasi, curah hujan di sejumlah wilayah menjadi sukar diprediksi.

Baca Juga: Poster Terbaru Drama Korea My Youth, Song Joong Ki Kenang Kembali Kehadiran Cinta Pertama

Disamping karena terjadinya perubahan kondisi di lapisan Atmosfer, potensi munculnya fenomena hidrometeorologi juga dapat menyebabkan tingginya intensitas udara.

Akibatnya, sejumlah wilayah di kepulauan Indonesia dapat mengalami berbagai perubahan cuaca serta potensi dampak lanjutannya.

Potensi tingginya curah hujan signifikan yang disertai dengan tiupan angin kencang, dalam skala besar dapat menyebabkan terjadinya bencana lebih mengkhawatirkan.

Untuk menghindari kondisi tersebut, BMKG merekomendasikan agar Badan Penanggulangan Bencana di masing-masing wilayah dapat melakukan antisipasi.

Baca Juga: Tersembunyi di Balik Gedung-Gedung Tinggi dan Jalan Beraspal, Ini Kondisi Terkini Kampung Terakhir di Wilayah Jakarta

Terkait dengan penerapan OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca yang tengah dilakukan BPBD Jakarta, berikut adalah sederet fakta menarik untuk diketahui.

OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca merupakan langkah teknis yang dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak dari BMKG, TNI AU maupun Pemerintah Setempat.

Dengan menggunakan zat khusus semisal NaCl dan Kalium Klorida yang sengaja disebarkan di sejumlah titik tertentu, potensi terjadinya perubahan cuaca dapat segera terjadi.

Untuk mempercepat atau menghambat proses kondensasi atau perubahan benda gas menjadi cair, BMKG akan menunjukkan lokasi yang menjadi sasaran.

Baca Juga: Hari Kemerdekaan 17 Agustus Lahirkan Trend Indonesia Calling, Benarkah Nusantara Mulai Menjadi Pusat Peradaban Dunia?

Menggunakan pesawat angkut yang dioperasikan oleh TNI-AU, proses OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca akan dilakukan dan diawasi secara langsung secara bersama-sama.

Di samping berguna untuk membentuk timbulnya awan penyebab hujan, OMC juga bertujuan mencegah terjadinya penumpukan awan hujan di lapisan atmosfer.

Daerah atau wilayah tertentu yang menjadi lokasi sasaran OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca, akan mengalami perubahan dan penyesuaian sehingga cuaca dapat lebih terkendali. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita