KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Kecamatan Kebayoran Baru melakukan pengecekan terhadap kesiapan sejumlah sarana dan prasarana guna menghadapi musim penghujan.
Mobil operasional dan petugas kini sudah dibagi ke dalam tim, jika sewaktu-waktu membutuhkan penanganan dalam waktu yang cepat.
Plt Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin mengatakan Datangnya hujan disebutnya harus diantisipasi agar cepat surut. Dalam hitungan jam, pihaknya berharap air cepat surut dan tidak menggenani pemukiman warga.
“Kalau hujan turun kita upayakan sebelum 6 jam harus sudah surut,” ujarnya dalam Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan Tingkat Kecamatan Kebayoran Baru Tahun 2021, di Halaman Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Senin (1 November 2021).
Mukhlisin menuturkan secara umum, di wilayah Jakarta Selatan titik rawan banjir hampir di setiap kecamatan. Oleh karena itu personil ditugaskan untuk piket baik di tingkat Kecamatan, Kelurahan sampai tingkat kota.
“Semuanya sudah dibentuk. Salah satu contoh Sudin Pertamanan sudah membentuk tim sapu bersih kalau ada pohon tumbang. Semua unit sudah dipersiapkan personelnya dan dibuatkan surat tugas,” tambahnya seperti dilansir www.selatan.jakarta.go.id.
Antisipasi di Kampung Melayu
Di tempat terpisah, Lurah Kampung Melayu, Angga Herjuno, menyampaikan terjadi luapan air setinggi 20-30 sentimeter pada pukul 03.00 WIB di RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (1/11/2021), dan berhasil surut pukul 11.57 WIB.
Ia menyampaikan cepatnya air yang surut dibantu dengan adanya sumur resapan yang sudah dibangun di empat titik lokasi tersebut dan berfungsi dengan baik.
"Kami terbantu oleh sumur-sumur resapan yang ada di lokasi," kata Angga.
Ia juga menjelaskan, dalam penanganan imbas dari luapan Kali Ciliwung tersebut, pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kampung Melayu, telah mengecek tali-tali air yang ada.
"Kami mengecek tali-tali air yang ada di lokasi dan segera membersihkan jika ada lumpur atau sampah yang menghalangi aliran air," tuturnya.